Ahok Jadi Bos BUMN, Bakal Berlabuh ke Pertamina?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga kader PDIP, Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) mengikuti pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis, 8 Agustus 2019. ANTARA/Nyoman Budhiana

    Mantan Gubernur DKI Jakarta yang juga kader PDIP, Basuki Tjahaja Purnama (kedua kanan) mengikuti pembukaan Kongres V PDIP di Sanur, Bali, Kamis, 8 Agustus 2019. ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau  Ahok dipastikan bakal bergabung dengan salah satu badan usaha milik negara (BUMN). Namun, hingga kini belum jelas ke mana Ahok akan berlabuh.

    Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga memberikan bocoran bahwa Ahok akan menduduki posisi di salah satu BUMN strategis dan bergerak di sektor yang membutuhkan perhatian besar dan mempengaruhi kondisi masyarakat banyak.

    “BUMN strategis, sudah pasti. Pak Ahok bisa lah di posisi itu,” ujarnya di Kementerian BUMN, Rabu, 13 November 2019.

    Beredar kabar bahwa Ahok bakal masuk ke perusahaan pelat merah yang bergerak di sektor minyak dan gas PT Pertamina (Persero) di posisi komisaris.

    Saat dikonfirmasi kepada pihak Pertamina, Corporate Secretary Pertamina Tajudin Noor mengatakan hingga kini belum ada arahan terkait penggantian pejabat walaupun salah satu komisaris, Suahasil Nazara, telah dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan.

    “Sementara belum ada arahan penggantian sekalipun berubahnya posisi Pak Suahasil sebagai Wamen,” katanya.

    Sebagai informasi, saat ini Komisaris Utama Pertamina dijabat oleh Tanri Abeng dengan wakil Arcandra Tahar. Jajaran komisaris lainnya, yaitu Ego Syahrial, Alexander Lay, Suahasil Nazara, dan Gatot Trihargo.

    Untuk jajaran direksi, saat ini Nicke Widyawati menjabat sebagai Direktur Utama, Dharmawan H. Samsu sebagai Direktur Hulu, Budi Santoso Syarif sebagai Direktur Pengolahan, Basuki Trikora Putra sebagai Direktur Pemasaran Korporat, Mas’ud Khamid sebagai Direktur Pemasaran Ritel, Pahala N. Mansury sebagai Direktur Keuangan.

    Selain itu, Gandhi Sriwidodo sebagai Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur, Ignatius Tallulembang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Heru Setiawan sebagai Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko, Koeshartanto sebagai Direktur SDM, dan M. Haryo Yunianto sebagai Direktur Manajemen Aset.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.