Kemenag Buka Lowongan CPNS Terbanyak, Simak Syarat Khususnya

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa 12 November 2019. Antrean tersebut disebabkan banyaknya pemohon yang membuat SKCK sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Warga antre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Jakarta Pusat, Jakarta, Selasa 12 November 2019. Antrean tersebut disebabkan banyaknya pemohon yang membuat SKCK sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama adalah kementerian yang membuka lowongan terbanyak untuk seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS tahun ini. Pada tahun 2019, Kementerian Agama membuka lowongan sebanyak 5.815 formasi CPNS.

    Laman resmi Kementerian Agama mencatat formasi CPNS 2019 terdiri atas formasi guru, dosen, penghulu, penyuluh agama, serta sejumlah jabatan fungsional dan pelaksana.

    Untuk formasi guru dibuka lowongan sebanyak 1.891 formasi, dosen 2.131 formasi, penghulu 151 formasi, jabatan fungsional 772 formasi, dan pelaksana sebanyak 723 formasi.

    Adapun persyaratan umum seleksi CPNS Kementerian Agama 2019 adalah sebagai berikut:

    1. Usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun pada saat melamar;

    2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan tindakan pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih;

    3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, anggota TNI/POLRI, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

    4. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil, prajurit TNI, anggota Polri;

    5. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;

    6. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;

    7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar;

    8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

    Untuk persyaratan khusus, antara lain sebagai berikut:

    1. Memiliki komitmen kebangsaan yang kuat dan paham keagamaan yang moderat;

    2. Usia maksimal 40 tahun saat melamar untuk formasi dosen dengan kualifikasi pendidikan S-3/Doktor;

    3. Calon pelamar dari penyandang disabilitas wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menerangkan jenis/tingkat disabilitasnya.

    3. Lulusan dari Perguruan Tinggi Dalam atau Luar Negeri yang program studinya terakreditasi pada Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan/atau Pusdiknakes / LAM-PTKes pada saat kelulusan yang dibuktikan dengan tanggal kelulusan yang tertulis pada ijazah;

    4.Pelamar formasi jabatan penghulu wajib beragama Islam dan berjenis kelamin pria;

    5. Pelamar formasi jabatan penyuluh agama wajib beragama sesuai dengan agama formasi penyuluh agama yang dipilih;

    6. Tidak memiliki ketergantungan atau terlibat terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang atau sejenisnya;

    Terdapat tiga tahapan seleksi, terdiri atas seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar menggunakan Computer Assisted Test (CAT) dengan bobot 40 persen dan seleksi kompetensi bidang (SKB) dengan bobot 60 persen. Untuk tes SKB meliputi, praktek kerja dengan bobot 35 persen, psikotes bobot 30 persen serta wawancara komitmen kebangsaan dan moderasi beragama dengan bobot 35 persen.

    Adapun rincian lengkap mengenai formasi, persyaratan, dan tata cara pendaftaran dapat dilihat melalui laman https://kemenag.go.id/. Sementara pendaftaran online untuk CPNS Kementerian Agama baru dibuka 15 November hingga 29 November 2019 (tentatif).

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.