Dorong Anak Muda Rintis Usaha, Gibran Rakabuming: Jangan Takut...

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat berjalan sembari melambaikan tangan pada awak media tiba untuk melakukan pertemuan tertutup bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di kediaman Megawati Soekarno Putri, Jl Teuku Umar, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto mengatakan, Gibran memang  sowan Megawati untuk maju di Pemilihan Wali Kota Solo 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Putra Sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka saat berjalan sembari melambaikan tangan pada awak media tiba untuk melakukan pertemuan tertutup bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri di kediaman Megawati Soekarno Putri, Jl Teuku Umar, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto mengatakan, Gibran memang sowan Megawati untuk maju di Pemilihan Wali Kota Solo 2020. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Surakarta - Pengusaha asal Kota Solo sekaligus putra pertama Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, mendorong anak muda segera merintis usaha untuk memperkaya pengalaman.

    "Jangan takut dikatain 'cah enom, ora nduwe pengalaman' (anak muda, tidak punya pengalaman). Kalau ada yang mengatakan itu jangan didengerin," katanya saat mengisi Talkshow Bisnis Food and Beverage 2019 di The Sunan Hotel Solo, Selasa, 12 November 2019.

    Justru anak muda memiliki pola pikir yang lebih cepat. Menurut dia, merasakan kegagalan sedini mungkin baik untuk pelajaran para pengusaha muda.

    "Saya memulai usaha saat usia 23 tahun, bagi saya ini sudah telat. Oleh karena itu, saat ini saya sedang mendorong adik saya (Kaesang Pangarep) untuk lebih sukses dari saya," katanya.

    Ia mengatakan lebih tertarik mendorong anak muda karena dari sisi pola pikir, mereka lebih mudah diarahkan dan dibentuk. Selain itu, mereka juga loyal. "Muda bukan sekadar usia tetapi juga cara berpikir, berkreasi, berinovasi, dan bergerak maju," katanya.

    Gibran saat ini tengah mengembangkan kerajaan bisnisnya di beberapa kota di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah bisnis kuliner Mangkok Ku dan Goola. Selain itu, ia tengah menjalankan bisnis rintisan Wahyoo.

    "Wahyoo ini tugasnya merenovasi warteg agar naik kelas, kami mengajari apa itu sanitasi hingga manajemen. Saat ini sudah ada 12 ribu warteg yang direnovasi," katanya.

    Ia mengatakan dari beberapa usaha kuliner yang dimilikinya, hanya sebagian kecil yang dijalankan di Kota Solo. Terkait hal itu, ia mempertimbangkan banyak hal.

    "Ketika mau mengeksekusi lihat dulu kotanya maju atau tidak, kira-kira bisnis saya nanti jalan atau tidak. Karakter orang di setiap kota tidak sama, jadi 'treatment'-nya juga beda," kata Gibran Rakabuming.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.