Menhub Bakal Minta Aplikator Batasi Pertumbuhan Ojek Online

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana membatasi pertumbuhan jumlah pengemudi ojek online. Dengan demikian, jumlah pengemudi tersebut tidak berlebihan.

    "Saya akan berkoordinasi dengan aplikator untuk membatasi pertumbuhan (jumlah pengemudi)," ujar Budi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa, 12 November 2019.

    Budi menilai keseimbangan jumlah pengemudi ojek online sangat penting. Ia memprediksi akan ada gangguan lalu lintas bila jumlah pengemudi terlalu banyak.

    Di samping, banyaknya jumlah penarik ojek online juga akan mengurangi pemasukan mereka. "Jadi saya akan katakan agar mereka mengurangi penambahan," ujar Budi.

    Pada Oktober 2018, Vice President Corporate Affairs Gojek Indonesia, Michael Reza Say mengatakan Gojek telah memiliki 1 juta lebih mitra pengemudi yang tersebar di seluruh Indonesia.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.