Kemendagri Buka 370 Formasi CPNS 2019, Simak Kriterianya

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membuka seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019. Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu membuka 370 formasi yang terdiri dari 10 persen atau 37 orang untuk formasi cumlaude, 2 persen atau 7 orang untuk formasi disabilitas, 2 orang formasi untuk putra/putri Papua dan Papua Barat serta 324 formasi umum.

    “Tahun ini Kemendagri membuka seleksi 370 formasi CPNS, jenis formasinya, yaitu cumlaude sebesar 10 persen, disabilitas 2 persen, putera/puteri Papua dan Papua Barat 2 orang, serta formasi umum 324 orang jumlah totalnya 370 formasi,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar dalam keterangan resmi, Senin, 11 November 2019.

    Bahtiar menjelaskan kriteria pelamar CPNS Kemendagri, Pertama, putera/puteri lulusan terbaik berpredikat “Dengan Pujian” atau Cumlaude, adalah pelamar dari lulusan Perguruan Tinggi Dalam Negeri atau Luar Negeri dengan predikat “Dengan Pujian” atau Cumlaude dari Perguruan Tinggi terakreditasi A/Unggul dan Program Studi terakreditasi A/Unggul pada saat kelulusan.

    Kedua, penyandang disabilitas adalah pelamar yang menyandang jenis disabilitas fisik atau kelainan fisik berupa kelainan tubuh (tuna daksa) pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2, dengan mampu memenuhi syarat.

    Syarat yang dimaksud adalah, mampu melihat, mendengar, dan berbicara dengan baik, mampu melakukan tugas seperti mengoperasikan komputer, menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi.

    Kemudian, mampu bergerak dengan menggunakan alat bantu berjalan selain kursi roda, dibuktikan dengan surat keterangan dokter Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas yang menyatakan bahwa pelamar menyandang disabilitas fisik pada anggota gerak kaki (tungkai) dengan derajat 1 atau 2.

    Ketiga, putera atau puteri Papua dan Papua Barat, adalah pelamar yang merupakan keturunan Papua/Papua Barat berdasarkan garis keturunan orangtua (Bapak atau Ibu) asli Papua yang dibuktikan dengan akta kelahiran dan/atau surat keterangan lahir yang bersangkutan dan diperkuat surat keterangan dari kepala desa/kepala suku.

    "Keempat, pelamar umum, adalah pelamar yang tidak termasuk kriteria pada poin pertama, kedua, dan ketiga," kata Bahtiar.

    Terakhir, P1/TL adalah peserta seleksi penerimaan CPNS Tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan Peraturan MenPAN-RB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk mengikuti SKB Tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir.

    “Kami menantikan putera/puteri terpilih dan terbaik untuk bergabung bersama Kemendagri, membaktikan dirinya untuk negara, serta mampu melayani publik sepenuh hati,” ujar Bahtiar.

    Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Kemendagri dikuatkan dengan dikeluarkannya SK Pengumuman Nomor 810/12416/SJ tentang Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2019.

    Dalam pengumuman tersebut memuat tentang Unit Kerja yang mendapatkan alokasi formasi dan alokasi penempatan, yakni sebagai berikut.

    1. Sekretariat Jenderal
    2. Inspektorat Jenderal
    3. Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum
    4. Derektorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan
    5. Direktorat Jenderal Otonomi Daerah
    6. Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah
    7. Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa
    a. Balai Besar Pemerintahan Desa di Malang
    b. Balai Pemerintahan Desa di Lampung
    8. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil
    9. Direktorat Jenderal Keuangan Daerah
    10. Badan Penelitian dan Pengembangan
    11. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
    a. PPSDM Regional Bandung
    b. PPSDM Regional Bukittinggi
    c. PPSDM Regional Makassar
    d. Balai Pengembangan Kompetensi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Rokan Hilir
    12. IPDN kampus Jatinangor, Jakarta. Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, NTB, Papua.
    13. Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP)
    a. PLBN Aruk
    b. PLBN Entikong
    c. Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan Perbatasan.

    Pelayanan dan penjelasan informasi terkait pelaksanaan Seleksi CPNS Kemendagri Tahun 2019 dapat menghubungi Call Center pada Nomor Telepon (021) 3459760 pada Hari Senin sampai Jumat pukul 08.00-16.00 WIB dan help desk Seleksi Pengadaan CPNS Kemendagri tahun 2019 dengan alamat http://infocpns.kemendagri.go.id


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.