PT KAI Yakin Target Laba 1,8 Triliun Bakal Tercapai

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian baru kereta api Argo Parahyangan memasuki stasiun Bandung, Jawa Barat, 1 Maret 2018. PT KAI menambah perjalanan KA Argo Parahyangan dengan rangkaian baru tujuan Jakarta-Bandung (PP) sebanyak 22 perjalanan dengan kapasitas penumpang 400 tempat duduk per rangkaian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    Rangkaian baru kereta api Argo Parahyangan memasuki stasiun Bandung, Jawa Barat, 1 Maret 2018. PT KAI menambah perjalanan KA Argo Parahyangan dengan rangkaian baru tujuan Jakarta-Bandung (PP) sebanyak 22 perjalanan dengan kapasitas penumpang 400 tempat duduk per rangkaian. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI yakin target laba hingga akhir 2019 sebesar Rp 1,8 triliun bakal tercapai. “Pokoknya target-target tahun ini naik, target laba kita kan Rp 1,8 triliun,” kata Direktur Keuangan KAI Didik Hartanto saat ditemui usai Konferensi Pers Investor Gathering Obligasi II KAI di Jakarta, Senin, 11 November 2019.

    Keyakinan Didik itu di antaranya karena hingga Semester I 2019 KAI sudah membukukan laba Rp 1,2 triliun. “Sekarang per Juni (Semester I) Rp 1,2 triliun, Insya Allah tercapai (laba hingga akhir 2019),” ujarnya.

    Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan kinerja keuangan dan operasi masih bagus hingga saat ini. “Sejauh ini Alhamdulillah tidak terjadi sesuatu membahayakan baik di masa peak atau sibuk seperti Angkutan Lebaran dan Natal-Tahun Baru,” ujarnya.

    Namun, Edi mengaku pihaknya terus mengevaluasi kinerja keuangan sebelum tutup tahun di mana biasanya kenaikan laba bersih di kisaran 22-23 persen. “Ini belum tutup tahun tapi kami selalu evaluasi biasanya kinerja keuangan laba bersihnya naik sebesar 22,23 persen. Angkanya belum ketutup. Kalau tahun lalu Rp 1,2 triliun. Diharapkan November akhir kita sudah hitung,” katanya.

    Selama lima tahun terakhir dari 2014 hingga 2018, KAI mencatatkan pertumbuhan pendapatan dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 25,5 persen dan rata-rata pertumbuhan laba bersih dengan CAGR sebesar 22,3 persen.

    Di samping itu, berdasarkan laporan posisi keuangan, KAI semakin berkembang di mana peningkatan jumlah aset dengan CAGR 20,1 persen serta diiringi pertumbuhan ekuitas dengan CAGR sebesar 30,2 persen.

    Adapun pada posisi akhir semester I Tahun 2019 total aset KAI mencapai Rp 41,2 triliun dan total aset naik 5,84 persen, total liabilitas bertambah 7,1 persen dan total ekuitas tumbuh 4,4 persen. Jika dibandingkan dengan periode 30 Juni 2018, KAI mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 14,31 persen dan pertumbuhan laba bersih hingga 54,39 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.