CPNS 2019, Kemenkumham Buka Ribuan Lowongan untuk Lulusan SMA

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2019 ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia membuka lowongan untuk 4.598 posisi. Tak semuanya harus lulusan perguruan tinggi, Kemenkumham ternyata juga menyediakan ribuan lowongan untuk lulusan SMA/SLTA atau sederajat.

    Bahkan, menurut catatan, posisi untuk lulusan SMA ini malah  menjadi pos yang paling banyak dibandingkan dengan unit kerja lain. Dalam seleksi CPNS 2019, Kemenkumham membutuhkan 2.497 penjaga tahanan pria dan 277 penjaga tahanan wanita lulusan SMA.

    Kemenkumham juga mengalokasikan tenaga sipir khusus untuk putra-putri dari Papua (71 pria dan 8 wanita) dan Papua Barat (20 pria dan 2 wanita). Sehingga total dibuka 2.875 formasi untuk sipir.

    Selain itu, dalam CPNS 2019 ini masih ada 657 lowonganlagi untuk lulusan SMA yaitu sebagai Pemeriksa Keimigrasian Pelaksana/Pemula. Posisi ini terbagi untuk formasi umum (528 pria dan 60 wanita) dan formasi khusus putra-putri Papua (59 pria dan 7 wanita) dan Papua Barat (2 pria dan 1 wanita).

    Dalam pegumumannya, Kemenkumham membuka kesempatan warga negara yang memenuhi syarat untuk melamar sebagai CPNS 2019 di 14 unit kerja. Pendaftaran sendiri akan mulai dilakukan secara serentak bersama semua kementerian pada Senin 11 November 2019 besok pagi. 

    Pendaftaran CPNS 2019 ini dilakukan secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id mulai 11 s.d 25 November 2019 dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) peserta dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) kepala keluarga pada Kartu Keluarga (KK) atau Nomor Kartu Keluarga (KK).

    Bagi pendaftar CPNS 2019 untuk kategori lulusan SMA, minimal usianya 18 tahun dan maksimal 28 tahun. Pelamar jabatan penjaga tahanan dan jabatan pemeriksa keimigrasian dengan kualifikasi pendidikan SMA/sederajat harus sesuai dengan domisili yang tercantum dalam e-KTP.
     
    Apabila pelamar CPNS 2019 domisilinya tidak sesuai dengan e-KTP dan ingin mendaftar pada wilayah provinsi lain, maka ia wajib membuat surat keterangan dari kelurahan atau kantor desa setempat. Surat tersebut untuk menerangkan bahwa yang bersangkutan telah berdomisili pada wilayah provinsi tersebut. Untuk pelamar pada jabatan penjaga tahanan dan jabatan pemeriksa keimigrasian jenis formasi khusus putra/i Papua dan Papua Barat wajib berdomisili di Provinsi Papua dan Papua Barat. 


    BISNIS
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.