Akhir Tahun, Kemendag Gandeng Retail Modern Gelar Operasi Pasar

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga antre membeli sembako saat operasi pasar murah di Kecamatan Tegal Selatan, Tegal, Jawa Tengah, Selasa 21 Mei 2019. Pasar murah yang diadakan Pemerintah Kota Tegal menyediakan sebanyak 8.000 kantong berisi minyak, beras dan gula pasir dengan harga Rp30 ribu per kantong sebagai upaya meredam harga-harga kebutuhan pokok di pasaran yang merangkak naik jelang Lebaran mendatang. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    Warga antre membeli sembako saat operasi pasar murah di Kecamatan Tegal Selatan, Tegal, Jawa Tengah, Selasa 21 Mei 2019. Pasar murah yang diadakan Pemerintah Kota Tegal menyediakan sebanyak 8.000 kantong berisi minyak, beras dan gula pasir dengan harga Rp30 ribu per kantong sebagai upaya meredam harga-harga kebutuhan pokok di pasaran yang merangkak naik jelang Lebaran mendatang. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perdagangan atau Kemendag fokus menjaga pasokan dan harga bahan pangan pokok tetap stabil menjelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Kemendag juga menyatakan bakal mengelar kegiatan operasi pasar (OP) hingga ke retail modern untuk menjaga harga dan pasokan.

    "Dengan retail modern ikut serta, semua barang-barang kebutuhan pokok, khususnya yang memiliki harga eceran tertinggi seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan daging diharapkan bisa stabil dan terjamin keberadaannya," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat 8 November 2019.

    Suhanto menjelaskan kebijakan tersebut telah disepakati bersama dengan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso. Kementerian dan Bulog sepakat untuk mengelar operasi pasar tidak hanya di pasar rakyat atau tradisional tetapi juga retail modern.

    Rencana operasi pasar hingga retail modern tersebut juga telah disepakati usai Kementerian mengelar pertemuan dengan sejumlah perwakilan pengusaha ritail modern. Nantinya, retail modern tersebut bisa menjual bahan pokok khususnya beras jenis medium.

    Selain itu, untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil, Kemendag telah mengelar rapat koordinasi bersama dengan 34 provinsi termasuk kepala dinas yang membidangi perdagangan. Sampai saat ini, dilaporkan kondisi harga bahan pokok masih dalam kondisi stabil tanpa gejolak.

    Kemudian, lanjut Suhanto, Kemendag juga akan berkoordinasi dengan 15 provinsi yang terpantau melaksanakan kegiatan perayaan Hari Natal. Di lokasi tersebut, pemerintah akan melakukan penetrasi pasar yang langsung dipimpin oleh eselon I.

    Dengan cara ini diharapkan setiap hari sampai dengan selesainya Tahun Baru 2020, harga bahan pokok dan juga pasokan bisa terus dipantau secara berkala. Nantinya, dua minggu menjelang hari raya dan tahun baru, tim akan terjun langsung ke lokasi untuk memantau harga dan pasokan.

    "Surat tugas sudah ditandatangani Pak Menteri, sehingga setiap hari dipantau tiap pasokan dan harga. Dua minggu menjelang natal dan tahun baru, tim akan turun lapangan bersama-sama dengan tim dari daerah," ujar Suhanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.