Dapat Jatah 718 Kursi CPNS, BKD Yogyakarta: Masih Kurang

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Sejumlah CPNS mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu 24 Juli 2019. Kegiatan yang diikuti oleh 6.148 CPNS hasil seleksi tahun 2018 itu mengangkat tema Sinergi Untuk Melayani. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY Yogyakarta, Agus Supriyanto mengungkapkan saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) DIY masih kekurangan sekitar 5.000 aparatur sipil Negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS).

    Namun formasi yang diberikan pemerintah pusat masih saja belum sebanding dengan kebutuhan yang ada di lapangan.

    “Tahun ini kami ajukan formasi ke pemerintah pusat sebanyak 1.700-an formasi, lalu diberi 900. Namun dalam proses validasi banyak yang dicoret dan akhirnya untuk DIY hanya dapat 718 formasi,” ujar Agus 8 November 2019.

    Dari jatah 718 alokasi kursi CPNS yang tersedia itu bakal didominasi tenaga kependidikan non-guru. Seperti bidang tata usaha dan administrasi sekolah. Sebab memang formasi itu yang disetujui pemerintah pusat dalam recruitment nanti.

    Agus menuturkan dengan jatah formasi ini, pihaknya memperkirakan sampai tahun 2020 nanti Pemda DIY masih akan kekurangan sekitar 5.000-an pegawai.

    “Rata rata setiap tahun 800 pegawai pensiun,” ujarnya.

    Untuk proses recruitment CPNS tahun ini pemda DIY telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.