Pacu Ekonomi Kreatif, Kadin Gandeng Telkomsel dan LinkAja Cs

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, saat menghadiri Smesco Jabar Festival 2019 di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu, 28 September 2019.

    Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, saat menghadiri Smesco Jabar Festival 2019 di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu, 28 September 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Industri Kreatif menggandeng sejumlah perusahaan di bidang operator telekomunikasi, pembayaran non-tunai hingga radio. Kerja sama ini dilakukan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi kreatif di Indonesia.

    “Dunia usaha maupun pemerintah tentunya harus bekerja sama menciptakan terobosan-terobosan yang bisa diterapkan oleh semua pemangku kepentingan,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Industri Kreatif, Erik Hidayat, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

    Dengan demikian, kata Erik, ekonomi kreatif ini bisa diandalkan menopang perekonomian nasional di masa kini dan masa-masa mendatang. Adapun kerja sama ini dilakukan Kadin dengan Telkomsel, LinkAja, MASTEL, Indiskop, Agile, Soulfy, Smart FM dan EndorsMe untuk merealisasikan berbagai program untuk mendorong SDM Unggul di sektor ekonomi kreatif..

    Erik Hidayat mengatakan, saat ini industri kreatif semakin penting untuk dikembangkan sebagai upaya mendukung kesejahteraan dan perekonomian nasional. Menurut dia, kreativitas manusia adalah sumber daya ekonomi utama dan bahwa industri di abad ke-21 akan sangat tergantung pada produksi pengetahuan melalui kreativitas dan inovasi. 

    Ekonomi kreatif dibagi ke dalam 16 subsektor, d iantaranya arsitektur, desain interior, desain-komunikasi-visual (DKV), desain produk, fashion, film-animasi-video, fotografi periklanan, kerajinan (kriya), kuliner, musik, pengembang aplikasi & permainan, penerbitan, periklanan, tv dan radio, seni pertunjukkan, dan seni rupa. 

    Berdasarkan catatan Kadin, pada tahun 2017 ekonomi kreatif menyumbang PDB hingga Rp 1.000 triliun, kemudian meningkat Rp 1.105 triliun di tahun 2018, dan diprediksi bertumbuh menjadi Rp 1.211 triliun di tahun 2019. Dari angka tersebut, ada 3 subsektor unggulan yang menyumbang pertumbuhan tertinggi yakni kuliner, mode dan kriya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.