IHSG Melemah Dipicu Saham Keuangan dan Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 6 November 2019, ditutup melemah dipicu saham sektor keuangan dan infrastruktur.

    IHSG ditutup melemah 46,60 poin atau 0,74 persen ke posisi 6.217,54. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 11,75 poin atau 1,18 persen menjadi 988,01.

    "IHSG ditutup melemah cukup signifikan dengan sektor keuangan dan infrastruktur menjadi kontributor pelemahan IHSG," kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, salah satu faktor yang menahan pergerakan IHSG yakni data penjualan ritel Indonesia pada September 2019 yang mengalami kontraksi ke posisi 0,7 persen dari 1,1 persen di periode sebelumnya secara tahunan.

    Selain itu, lanjut dia, investor asing yang melakukan lepas saham menambah tekanan bagi IHSG. Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp 322,80 miliar pada Rabu ini.

    Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan ruang bagi IHSG untuk kembali bergerak ke area positif masih cukup terbuka seiring masih stabilnya perekonomian nasional.

    "Fundamental perekonomian kita masih stabil dan cukup kuat, investor masih akan melirik aset-aset investasi di dalam negeri," katanya.

    Ia menambahkan, data cadangan devisa periode Oktober yang sedianya akan dirilis besok (Kamis, 7/11) disinyalir masih dalam kondisi terjaga sehingga menjadi pemicu bagi investor untuk melakukan aksi beli.

    Berdasarkan data BI, Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2019 sebesar 124,3 miliar dolar AS. Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik.

    Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 564.151 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,56 miliar lembar saham senilai Rp 9,37 triliun. Sebanyak 134 saham naik, 284 saham menurun, dan 136 saham tidak bergerak nilainya.

    Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 51,80 poin (0,22 persen) ke 23,303,80, indeks Hang Seng menguat 5,19 poin (0,02 persen) ke 27.688,60, dan indeks Straits Times menguat 14,06 poin (0,43 persen) ke posisi 3.262,69.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.