Datangi Kantor Wapres, Apindo Ingin Ma'ruf Amin Bisa Seperti JK

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum APINDO Hariyadi Sukamdani, bersama Pengurus APINDO lain, usai menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin, di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Ketua Umum APINDO Hariyadi Sukamdani, bersama Pengurus APINDO lain, usai menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin, di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambangi Kantor Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019. Dalam kesempatan itu, pengurus Apindo berharap agar Ma'ruf bisa ikut mendorong pertumbuhan ekonomi seperti Wapres sebelumnya, Jusuf Kalla.

    "Kerja sama kita dengan Kantor Wapres akan tetap berjalan, sebaik waktu Pak JK. Pada waktu Pak JK itu koordinasi kami sangat baik, di mana saat kami menghadapi kesulitan," kata Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani saat ditemui usai pertemuan.

    Pada era pemerintahan sebelumnya, Hariyadi mengatakan masih ada permasalahan komunikasi yang kurang lancar dengan kementerian, lembaga, hingga pemda. Namun saat itu, Hariyadi mengatakan Kantor Wapres di bawah JK selalu mampu membantu dan menyelesaikan masalah.

    "Pada saat era Pak JK dapat dijembatani dengan baik oleh Kantor Wapres, diharapkan nanti kerja sama yang sudah sangat bagus ini dapat berjalan dengan baik ke depan," kata Hariyadi.

    Selain itu, Apindo menyerahkan peta jalan (roadmap) langkah Apindo ke depan, kepada wapres. Hariyadi mengatakan roadmap ini disusun untuk membantu pemerintah memetakan masalah dan mencari solusinya.

    Ia mengatakan roadmap itu mencakup semua sektor. Adapun yang membedakan roadmap ini dengan roadmap sebelumnya, adalah penyusunannya. Roadmap yang baru diberikan pada Ma'ruf, disusun oleh pengusaha sendiri. Sedangkan yang lama penyusunannya dibantu oleh ekonom.

    "Semua lengkap di sini. Dibuat sistem secara matriks. Hampir mengcover semua problem kita, bahkan tak hanya memetakan masalah tapi juga mencari solusinya," kata Hariyadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.