Potensi Zakat Rp 230 T, Maruf Amin Dorong Penggunaan Teknologi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin melambaikan tangan kepada wartawan sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin melambaikan tangan kepada wartawan sebelum mengikuti upacara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di Jakarta, Minggu 20 Oktober 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Bambang mengatakan, optimalisasi zakat menjadi relevan dalam situasi dunia menjelang krisis ekonomi. Sejumlah negara di dunia bahkan sudah menghadapi krisis ekonomi, seperti Venezuela, Afrika Selatan, Turki, dan Argentina. Sementara pertumbuhan ekonomi sejumlah negara kuat menunjukkan tren pelambatan. “Maka gerakan zakat ini menjadi sangat penting, karena bisa menjadi social safety net, menjadi jejaring pengaman sosial, ketika ekonomi mengalami krisis. Oleh karena itu gerakan zakat dunia menjadi sangat penting,” kata dia.

    Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, lembaga zakat menjadi salah satu solusi untuk menekan pertumbuhan angka kemiskinan di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk Muslim hampir 90 persen, potensi pengumpulan zakatnya sangat besar. “Potensi zakat sangat kuat untuk menurunkan angka kemiskinan dengan berbagai program. Program bantuan sosial kemasyarakatan, keagamaan, dan program pendidikan. Saya mengapresiasi kegiatan ini dan Alhamdulillah kegiatan ini ad di wilayah Jawa Barat. Mudah-mudahan jadi motivasi kami memaksimalkan potensi dan manfaat zakat di Jawa Barat,” kata dia, Rabu, 5 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.