Menaker Kebut Inventarisasi Masalah Penghambat Investasi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 November 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 4 November 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan sedang menginventarisasi beberapa masalah di kementeriannya yang saat ini diduga menghambat investasi. Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah merancang Omnibus law.

    "Kementerian masih menginvetarisasi beberapa isu yang menghambat investasi. Jadi masih dalam proses," ujar Ida saat ditemui di kompleks DPR RI, Senin petang, 4 November 2019.

    Omnibus law merupakan undang-undang yang nantinya akan mengatur atau mencabut sejumlah undang-undang lain. Undang-undang ini menjadi salah satu program Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang ia gencarkan pada pemerintahan keduanya.

    Dalam pidato pelantikannya pada 20 Oktober lalu, Jokowi menyatakan akan membuat dua Omnibus law. Keduanya adalah Undang-undang Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM.

    Jokowi ingin dua aturan itu dibentuk untuk memudahkan iklim investasi di Indonesia. Selama ini, ia menyebut investasi acap terhambat karena terkendala sejumlah aturan yang tumpang-tindih.

    Ihwal waktu selesainya penginventarisasian masalah, Ida memastikan kementerian bakal menggeber segera. Ia menargetkan regulasi yang dirancang pemerintah ini dapat masuk program legislatif nasional atau prolegnas 2020-2024.

    "Kita masih punya waktu untuk masuk dalam prolegnas 2020-2024. Saat ini masih dikerjakan oleh teman-teman di Biro Hukum," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.