Besok, Lelang Surat Utang Akan Tawarkan Calon Seri Acuan 20 Tahun

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO

    Gedung Kementerian Keuangan atau Kemenkeu. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah dalam lelang surat utang negara (SUN) besok bakal menawarkan satu seri yang disebut menjadi seri acuan untuk tenor 20 tahun di tahun depan. Lelang besok akan menawarkan tujuh seri dengan target indikatif sebesar Rp15 triliun dan maksimal Rp 30 triliun.

    Situs Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) menyebutkan SUN kupon diskonto diwakili SPN03200206 dan SPN12201106. Kedua seri ini merupakan seri baru. "SPN03200206 merupakan seri baru yang jatuh tempo pada 6 Februari 2020 dan seri SPN12201106 jatuh tempo pada 6 November 2020," seperti dikutip dari situs tersebut, Senin, 4 November 2019.

    Kemudian, seri FR0083 yang merupakan seri baru dan akan jatuh tempo pada 15 April 2040. Seri lain yang ditawarkan merupakan seri lama yakni FR0081 dengan kupon 6,5 persen dan jatuh tempo pada 15 Juni 2025, FR0082 dengan kupon 7 persen dan jatuh tempo pada 15 September 2030 serta FR0080 dengan kupon 7,5 persen yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035.

    Terakhir, seri FR0079 yang menawarkan kupon 8,375 persen dan jatuh tempo pada 15 April 2039 serta FR0076 dengan kupon 7,375 persen dan jatuh tempo pada 15 Mei 2048.

    Sebelumnya, lelang SUN menarik penawaran masuk sebesar Rp 73,86 triliun. Dikutip dari data Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI), rata-rata penawaran masuk dalam lelang SUN sepanjang 2019 sebesar Rp 48,3 triliun. 

    Sementara itu, rerata nominal yang diserap Pemerintah sebesar Rp21,38 triliun. Dengan demikian, penawaran masuk dalam lelang secara rerata melampaui dua kali dari nilai yang diserap Pemerintah. Ketimbang periode 2018, penawaran masuk dalam lelang secara rata-rata mencapai Rp 42,38 triliun sementara rata-rata nilai yang diserap sebesar Rp 18,14 triliun.

    Direktur Riset Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan saat ini pasar obligasi mengalami fase overbought. Namun begitu, pelaksanaan lelang SUN besok akan membuat pasar turun agar investor bisa mendapatkan penawaran terbaik saat lelang.

    Oleh karena itu, dia menyarankan wait and see sampai seri FR0083 ditawarkan. Pasalnya, seri FR0083 akan menjadi seri acuan Surat Utang Negara tenor 20 tahun. "Kami merekomendasikan wait and see pada hari ini, dan bersiap untuk mengikuti lelang FR0083 yang baru pada esok hari," ujarnya.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.