AP II Ajak Masyarakat Isi Survei Skytrax Soal Bandara Soetta

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Pahala Nugraha Mansury saat membagikan cokelat untuk para penumpang Garuda di Teminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, 11 Juni 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Pahala Nugraha Mansury saat membagikan cokelat untuk para penumpang Garuda di Teminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, 11 Juni 2018. TEMPO/Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Angkasa Pura II meminta masyarakat Indonesia memberikan dukungan dalam survei yang digelar oleh Skytrax agar Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi bandara terbaik di dunia.

    President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengungkapkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta selalu berupaya meningkatkan fasilitas demi pelayanan yang lebih baik kepada para traveler dan masyarakat Indonesia.

    "Kami memohon dukungan agar masyarakat Indonesia dan traveler dapat mengisi survei online Skytrax untuk memilih dan menilai Soekarno-Hatta, sehingga bandara kebanggaan kita yakni Soekarno-Hatta dapat dinobatkan sebagai The Best Airport dalam The World Airport Awards 2020," katanya dalam siaran pers, Sabtu, 2 November 2019.

    Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini beroperasi dengan Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, dan merupakan terminal penumpang terbesar dan termegah di Indonesia.

    Selain itu, lanjutnya Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga dilengkapi dengan Stasiun Kereta Bandara guna mengakomodasi operasional kereta yang menghubungkan Soekarno-Hatta dengan Stasiun BNI City di kawasan Sudirman, pusat kota Jakarta.

    Di bandara tersibuk di Indonesia itu juga, dioperasikan moda transportasi canggih yang dapat beroperasi tanpa awak yaitu kereta layang guna mempermudah mobilitas traveler, pengunjung, dan pekerja bandara untuk berpindah dari dan ke Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3, serta Stasiun Kereta Bandara.

    Dia melanjutkan berbagai pengembangan tersebut ditambah dengan implementasi digitalisasi guna memenuhi konsep The Best Smart Connected Airport in the region, pernah membawa Soekarno-Hatta meraih gelar sebagai bandara paling berkembang dengan gelar The World's Most Improved Airport 2017 dari Skytrax.

    "Dua tahun lalu Soekarno-Hatta menjadi bandara paling berkembang, dan kini saat berbagai infrastruktur pelayanan tersebut sudah semakin optimal dalam mendukung operasional bandara, ditambah dengan adanya layanan berbasis digital melalui aplikasi dan lainnya, maka Soekarno-Hatta diharapkan bisa menjadi bandara terbaik di dunia," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.