Sri Mulyani Ingatkan Dirjen Pajak untuk Genjot Penerimaan 2019

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak yang baru Suryo Utomo (kiri) menerima dokumen dari pejabat lama Robert Pakpahan (kanan) usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat 1 November 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak yang baru Suryo Utomo (kiri) menerima dokumen dari pejabat lama Robert Pakpahan (kanan) usai serah terima jabatan di Kementerian Keuangan Jakarta, Jumat 1 November 2019. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo berfokus mengejar target penerimaan pajak 2019 yang tinggal tersisa dua bulan lagi. Suryo Utomo baru saja dilantik menggantikan Dirjen Pajak sebelumnya Robert Pakpahan.

    "Saya berharap meskipun 2019 tinggal dua bulan, pak Suryo tetap akan fokus di dalam mencapai target penerimaan negara di bidang pajak yang hari ini mengalami tekanan yang berat. Pertumbuhan penerimaan harus tetap dilakukan," ujar Sri Mulyani saat berpidato dalam pelantikan hari ini, Jumat, 1 November 2019.  

    Sri Mulyani optimistis, target itu bisa dikejar, baik dengan intensifikasi maupun ekstensifikasi yang dilakukan secara sesuai. Ia menyebut, belakangan penerimaan pajak korporasi dan Pajak Pertambahan Nilai mengalami perlambatan. Meski, ia belum mau menyebutkan proyeksi penerimaan hingga akhir tahun nanti.

    Pada 17 September lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yakin target penerimaan pajak 2019 tercapai. Meskipun, kata dia, saat ini ekonomi Indonesia dalam tekanan yang cukup berat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.