Lion Air Harus Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT dalam Tiga Bulan

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti (tengah) saat memberikan keterangan terkait hasil investigasi KNKT kecelakaan Lion Air JT-610. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti (tengah) saat memberikan keterangan terkait hasil investigasi KNKT kecelakaan Lion Air JT-610. TEMPO/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO,Tangerang - Direktorat Jenderal Perhubungan Kementerian Perhubungan memastikan tindak lanjut dari rekomendasi hasil investigasi kecelakaan Lion Air JT 610 Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan selesai dalam tiga bulan. "Semua itu dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan kedepan hingga Januari 2020," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Jum'at 1 November 2019.

    Dirjen Perhubungan Udara melakukan sejumlah langkah dalam menindaklanjuti hasil investigasi kecelakaan Lion Air JT 610 Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)."Langkah yang kami ambil bersifat perbaikan ke dalam dan juga terhadap proyek pengawasannya yaitu Lion Air," kata Polana.

    Polana mengatakan evaluasi dan pengawasan terhadap tindakan perbaikan yang dilakukan Lion Air terhadap tiga rekomendasi KNKT dalam menggunakan petunjuk teknis pengawasan yang tersedia yaitu : SI 8900-3.32 The General Process for Approval of Aplicant Manual, SI 8900-3.324 Approval and Inspection of Operations Manual, SI 8900-3.328 Evaluate Company Maintenance Manual, SI 8900-3.325 Evaluate and Acceptance of Ground Operation Manual dan SI 19-05 Safety Management System (SMS) Guidance for Inspector and Organization.

    Penekanan pengawasan, kata Polana, meliputi waktu pengkinian dan singkronisasi antar manual di Lion Air, cakupan training dan jangka waktu pelatihan SMS sesuai dengan tingkatan masing masing personil di operator. "Juga memastikan hazard report yang disampaikan personil dapat diakses langsung oleh pejabat yang bertanggung jawab di operator," kata Polana.

    Ditjen Perhubungan Udara, ujar Polana, segera melakukan peningkatan pengawasan terhadap implementasi SOP di Lion Air dengan melakukan kegiatan surveillance pada area training dan kegiatan operasional di lingkup airworthiness dan flight operations.

    Director Safety dan Security Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi mengapresiasi kerja KNKT dan menerima tiga rekomendaso tersebut. "Kami operator patuh terhadap regulasi yang ditetapkan," katanya.

    Lion Air juga akan menindalanjuti serta fokus bagaimana SOP prosedur ditulis dan diaplikasikan. "Juga soal safety management dan training. Akan dipatuhi dalam waktu tiga bulan harus diselesaikan. Dan ini untuk keselamatan penerbangan," kata Daniel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.