Menpan RB: Hati-hati Kemungkinan Penipuan dalam Seleksi CPNS 2019

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta menunggu untuk mengikuti tes seleksi kompetesi dasar CPNS serentak di Gedung Serbaguna, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, 26 Oktober 2018. Sebanyak 31.400 pelamar yang lolos dalam tahap administrasi akan mengikuti tes seleksi kompetesi dasar CPNS untuk memenuhi kebutuhan kouta 4.550 PNS, yang dibagi menjadi 277 formasi untuk ditempatkan di Pemerintah Kota Tasikmalaya. ANTARA

    Sejumlah peserta menunggu untuk mengikuti tes seleksi kompetesi dasar CPNS serentak di Gedung Serbaguna, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat, 26 Oktober 2018. Sebanyak 31.400 pelamar yang lolos dalam tahap administrasi akan mengikuti tes seleksi kompetesi dasar CPNS untuk memenuhi kebutuhan kouta 4.550 PNS, yang dibagi menjadi 277 formasi untuk ditempatkan di Pemerintah Kota Tasikmalaya. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Tjahjo Kumolo mengimbau pendaftar penerimaan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019 berhati-hati terhadap kemungkinan penipuan.

    "Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan," tutupnya melalui keterangan tertulis, Senin, 28 Oktober 2019.

    Pendaftaran CPNS 2019 rencananya dibuka pada 11 November 2019 mendatang. Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah.

    Pemberitahuan itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh dirinya sendiri.

    Seperti pada rekrutmen sebelumnya, Tjahjo mengungkapkan, pendaftaran rekrutmen CPNS 2019 akan dilakukan pada laman SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Menurutnya, satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemerintah daerah.

    Tjahjo menuturkan, pada rekrutmen CPNS 2019 Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih menggunakan Computer Assisted Test (CAT) seperti tahun lalu yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan.

    "Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020," kata dia.

    Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

    EKO WAHYUDI

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.