Peringati Sumpah Pemuda, Menkominfo: Jangan Lupa Jadi Inventor

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkominfo Johnny G Plate saat mengikuti sidang kabinet pertama Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    Menkominfo Johnny G Plate saat mengikuti sidang kabinet pertama Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 24 Oktober 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyampaikan pesan kepada generasi muda di Hari Sumpah Pemuda. Menurut dia, sekarang merupakan saat untuk generasi muda maju merebut masa depan yang gemilang.

    Menurut dia, sektor digital ekonomi dan digital teknologi adalah arena generasi muda. "Ambil lah bagian di dalamnya, jadilah pelaku-pelaku usaha yang inovatif, pelaku-pelaku usaha yang kreatif, dan jangan lupa jadi inventor-inventor baru," kata Johnny di kantornya, Senin, 28 Oktober 2019.

    Dia mengatakan Indonesia tidak boleh hanya sebagai pengguna yang hasil-hasil inovasi dari negara lain. Dia yakin Indonesia akan bisa menjadi negara yang membuat penemuan-penemuan.

    "Saya yakin di Indonesia ada banyak. Beberapa hari lalu saya buka HP, di situ ada anak Indonesia di Amerika 11 tahun yang punya kemampuan inovasi yang tinggi. Dan itu berarti di sini juga ada banyak. Mari menjangkau masa depan, ini eranya Indonesia harus berhasil untuk memanfaatkan bonus demografinya," ujar dia.

    Dia mengatakan sampai 2045, kesempatan bonus demografi akan terjadi, namun lewat dari 2030, kata dia, Indonesia masuk awal era negara dengan usia yang agak tua.

    "Jadi sekarang ini waktunya. Manfaatkan kesempatan itu, kalau saya boleh mundur lagi 30 tahun, saya paling depan ambil bagian itu," kata Johnny.

    Pada kesempatan yang berbeda, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meyakini Indonesia bisa menjadi negara maju di tangan para pemudanya. Hal ini ia ungkapkan dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-91.

    "Di tangan pemuda lah negara ini akan maju," kata Jokowi di akun Instagram resmi miliknya. Ia juga mengunggah kartun yang menggambarkan 18 pemuda dengan latar belakang bendera merah putih.

    Menurut Jokowi, Indonesia bisa maju di tangan pemuda dengan satu syarat, yaitu mereka harus bergandengan tangan. "Saya mengajak para pemuda bergandengan tangan, menggerakkan Indonesia, sekarang, dan yang akan datang," ucap dia.

    Jokowi menuturkan meski Sumpah Pemuda pertama kali diucapkan 91 tahun lalu namun semangatnya masih menggema hingga saat ini.

    Dalam susunan Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, Jokowi menempatkan anak-anak muda sebagai menteri dan wakil menteri. Mereka adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim yang berusia 35 tahun dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang berumur 32 tahun.

    HENDARTYO HANGGI | AHMAD IBNU FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kemenag Berikan Pedoman Berkegiatan di Rumah Ibadah saat Pandemi

    Kementerian Agama mewajibkan jemaah dan pengurus untuk melaksanakan sejumlah pedoman ketika berkegiatan di rumah ibadah saat pandemi covid-19.