Jejak Luhut Pandjaitan di Perusahaan Prabowo dan Jokowi

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    "Kami kan berkawan. Hubungan dengan Pak Jokowi bagus kok, ngapain mesti ribut," kata Luhut menirukan ucapan Prabowo. Luhut menolak menceritakan pembicaraannya dengan Prabowo. 

    2. PT Rakabu Sejahtera milik Jokowi

    Seperti halnya Prabowo, Luhut juga disatukan oleh kepentingan bisnis dengan Jokowi. Perusahaan milik Luhut, PT Toba Bara Sejahtera merupakan pemegang saham minoritas di PT Rakabu Sejahtera, pabrik mebel yang dimiliki keluarga Jokowi. PT Rakabu Sejahtera didirikan pada 2009 di Solo, Jawa Tengah dan memproduksi berbagai furnitur olahan kayu dalam bentuk rangka pintu, lantai, dan lainnya. Produk tersebut banyak dijual untuk pasar ekspor. Anak Jokowi, Kaesang Pangarep kini menjabat sebagai komisaris di PT Rakabu Sejahtera.

    Dalam wawancara bersama Majalah Tempo pada April 2016, Luhut mengatakan bisnisnya dengan Jokowi masih terus berlanjut. “Rakabu Sejahtera, waktu itu Pak Jokowi masih Wali Kota Solo. Sekarang makin bagus, ekspornya makin naik,” kata Luhut.

    Awal 2019, Luhut yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman juga sempat bercerita kedekatannya dengan Jokowi. Luhut mengatakan, dirinya sudah mengenal Jokowi selama lebih dari 12 tahun. Lama sebelum Jokowi menjadi presiden.

    Luhut bercerita, sampai saat ini masih banyak pihak yang tak menyangka, bahkan ada yang tak terima dengan karir politik Jokowi yang melesat seperti meteor. Dari pebisnis yang kemudian menjadi Wali Kota Solo, lanjut menjadi Gubernur DKI Jakarta dan saat ini menjabat Presiden Republik Indonesia.

    "Saya selalu bilang, jangan hanya karena dia dari Wali Kota, lulusan UGM, terus ada yang berpretensi, gua kan udah kaya, turunan siapa, lebih pantas jadi apa (presiden)," ujar Luhut dalam acara deklarasi dukungan Alumni Theresia di Hotel Alila Pecenongan, Jakarta pada Sabtu, 23 Februari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.