Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Papua Dipercepat

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ibu Negara Iriana tiba di Lapangan Bola Irai, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Ahad, 27 Oktober 2019. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ibu Negara Iriana tiba di Lapangan Bola Irai, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, Ahad, 27 Oktober 2019. Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, JakartaPemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi di Papua dan Papua Barat, menyusul kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke dua provinsi itu kemarin, 26 Oktober 2019. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang turut dalam rombongan mengatakan pembangunan infrastruktur transportasi akan menjadi salah satu prioritas yang digeber pemerintah dalam lima tahun mendatang. 

    “Pemerintah ingin melakukan percepatan berbagai pembangunan Infrastruktur, termasuk infrastruktur transportasi untuk meningkatkan konektivitas di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebagaimana arahan Bapak Presiden bahwa Papua adalah masa depan Indonesia,” ujar Budi Karya dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 27 Oktober 2019. 

    Budi Karya mengimbuhkan, tujuan pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi adalah untuk meningkatkan efisiensi pengiriman logistik. Setelah itu, diharapkan masalah disparitas harga untuk barang dan jasa antara daerah timur dan barat dapat tertangani. 

    Pembangunan transportasi juga bertujuan mendorong daya saing produk dalam negeri asal Papua dan Papua Barat. Budi Karya mengatakan capaian infrastruktur yang digeber meliputi sektor perhubungan darat, laut, dan udara.

    Di sektor perhubungan udara, pemerintah akan membangun sepuluh bandara. Di antaranya Bandara Ewer, Bandara Kepi, Bandara Ilaga, Bandara Oksibil, Bandara Nabire Baru dan Bandara Mopah. Kemudian, Bandara Rendani Manokwari, Bandara Waisai Raja Ampat, Bandara Wasior Baru, dan Bandara Baru Siboru Fak-fak.

    “Kita membahas detail dan memberikan suatu alokasi anggaran yang relatif besar. Sebanyak 33 persen dari anggaran pembangunan perhubungan udara itu ada di Papua," tutur Budi Karya.

    Di sektor perhubungan laut, pemerintah akan membangun sejumlah pelabuhan. Misalnya Pelabuhan Depapre, Pelabuhan Nabire, Pelabuhan Pomako, Pelabuhan Moor, dan Pelabuhan Serui untuk Provinsi Papua serta Pelabuhan Kaimana di Provinsi Papua Barat.

    Di sektor perhubungan darat, pemerintah akan membangun Terminal Bus Entrop di kota Jayapura, dermaga bus air di Danau Sentani, dan bus serta bus air di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Skouw Kabupaten Jayapura. Pembangunan ini juga untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan berlangsung di Papua pada 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.