13 Desa di Halmahera Timur Teraliri Listrik, Tersisa 10 Lagi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pekerja menyelesaikan pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan tinggi di gardu induk Palur, Karanganyar, Jawa Tengah (8/12). Penambahan jaringan tersebut juntuk meningkatkan pelayanan PLN.  ANTARA/Hasan Sakri Ghozali

    Seorang pekerja menyelesaikan pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan tinggi di gardu induk Palur, Karanganyar, Jawa Tengah (8/12). Penambahan jaringan tersebut juntuk meningkatkan pelayanan PLN. ANTARA/Hasan Sakri Ghozali

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 13 desa di Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, sudah mendapatkan aliran listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

    Total 13 desa tersebut yaitu Desa Wasileo, Desa Dorosago, Desa Doromoi, dan Desa Sosolat di Kecamatan Maba Utara, Desa Maratana Jaya, Desa Tatangapu, Desa Miaf, dan Desa Dorolamo Jaya di Kecamatan Maba Tengah, serta Desa Iga, Desa Labi-Labi, Desa Dowongi Jaya, Desa Tatam, dan Desa Majiko Tongone di Kecamatan Wasile Utara, berdasarkan data yang dihimpun Antara di Jakarta, Jumat, 25 Oktober 2019.

    Dalam keterangan dari PLN, Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud mengungkapkan apresiasi dan kerja sama ini merupakan langkah nyata antara PLN, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur.

    “Dengan dilistriki desa-desa tersebut saya yakin berdampak positif bagi kegiatan warga sehari-hari. Baik untuk penerangan, kegiatan belajar mengajar maupun untuk kegiatan usaha”, ujarnya.

    Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sofifi Yusrizal juga menyampaikan terima kasih atas bantuan Pemda Kabupaten Halmahera Timur dalam hal bantuan biaya pasang baru 1.327 pelanggan dengan total daya tersambung 1.201 kVA, bantuan penebangan pohon sepanjang 88,6 km dan juga pembebasan lahan untuk PLTD Wasileo.

    “Di samping itu, guna melistriki tiga belas desa tersebut kami juga membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 88,6 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 22,8 kms dan 6 buah Trafo Distribusi kapasitas 25 kVA, 8 buah Trafo Distribusi kapasitas 50 kVA, dan 5 buah Trafo Distribusi kapasitas 100 kVA” tambah Yusrizal.

    Dengan dilistrikinya desa-desa tersebut, kini tersisa 10 desa dari 104 desa yang segera dilistriki oleh PLN di Kabupaten Halmahera Timur, yaitu Desa Marimoi dan Desa Bololo di Kecamatan Wasile Utara, serta Desa Jara-Jara, Desa Patlean Jaya, Desa Patlean, Desa UPT Patlian SP I, Desa UPT Patlian SP II, Desa Pumlanga, Desa Lolasita, dan Desa Lili di Kecamatan Maba Utara.

    Hal ini pun menyisakan 53 desa dari total 692 desa yang segera dilistriki oleh PLN di Pulau Halmahera dan Pulau Morotai. PLN menargetkan sesegera mungkin untuk dapat melistriki seluruh desa di Pulau Halmahera dan Pulau Morotai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.