Kiprah Politik dan Karier Bisnis Calon Wamen Angela Tanoesoedibjo

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, di Kompleks Istana Kepresidenan jelang pelantikan wakil menteri 2019-2024, Jakarta, 25 Oktober 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    Politikus Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo, di Kompleks Istana Kepresidenan jelang pelantikan wakil menteri 2019-2024, Jakarta, 25 Oktober 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo alias Jokowi memanggil para calon wakil menteri untuk mengisi Kabinet Indonesia Maju ke Istana Negara di Jakarta pada Jumat, 25 Oktober 2019. Salah satunya Angela Tanoesoedibjo

    Angela datang pada Jumat pagi. Menurut pantauan Tempo, ia mengenakan kemeja putih ala kostum kabinet Jokowi. Angela tampak melambaikan tangan ke wartawan sembari melempar senyum. Tanpa banyak keterangan, ia langsung masuk ke gedung Istana Negara. 

    Di jajaran kabinet Jokowi, wanita 32 tahun ini tampaknya merupakan salah satu pejabat termuda. Ia menjadi representasi pejabat milenial di Kabinet Indonesia Maju, layaknya menteri muda yang telah ditunjuk Jokowi sebelumnya, yaitu mantan bos Gojek Nadiem Makarim.

    Angela merupakan putri sulung dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Belakangan, ia mengikuti jejak ayahnya di dunia politik. Angela mencoba peruntungannya di dunia politik dengan maju sebagai caleg di Pileg 2019 dari Perindo Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo. Namun, ia gagal. 

    Meski kiprahnya di perpolitikan baru, Angela sudah ditunjuk menempati posisi pucuk di partai. Dalam struktur pengurus Partai Perindo, perempuan kelahiran Ottawa, Jepang, 23 April 1987, ini tercatat sebagai wakil sekretaris jenderal. 

    Sebelum berkecimpung di dunia politik, Angela lebih dulu menekuni bisnis. Anak pertama dari lima bersaudara itu menjabat sebagai staf keuangan pada 2010 di perusahaan keluarganya, MNC Group. Dunia itu ia geluti setelah mentas dari Universitas Teknologi di Syndey, Australia, dan Universitas New South Wales. 

    Dua tahun setelah menjadi staf, jabatannya terkerek. Ia langsung melompat sebagai Co-managing Director di MNC Channel dan berpartner dengan Lala Hamid. Kariernya mulus di perusahaan ayahnya. Pada 2014 ia langsung dibebani tugas sebagai Managing Director Global TV. Kala itu, usianya baru 27 tahun. Kemudian, pada 2018, ia sudah diangkat menjadi managing director di dua channel sekaligus, yaitu RCTI dan GTV. 

    Beberapa waktu lalu, Jokowi telah memanggil Angela Tanoesoedibjo ke Istana Negara. Pertemuan itu dinilai menjadi satu sinyal Jokowi melirik Angela sebagai calon pembantunya di pemerintahan lima tahun ke depan. 

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.