Pengumuman Kabinet Baru Jokowi Jadi Katalis Positif IHSG

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Jurnalis melakukan sesi wawancara di dekat refleksi layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta  - Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, pengumuman dan pelantikan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini.

    "Kami melihat sentimen positif kabinet masih menjadi penopang penggerak pasar, baik saham maupun obligasi. Kami juga melihat minat para pelaku pasar, baik lokal maupun asing masih sangat besar," kata Nico Demus di Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.

    Selain kabinet baru, katalis positif juga datang pemangkasan tingkat suku bunga Bank Indonesia pada hari ini. Apalagi, pemerintah terus berusaha untuk mengakomodir kebijakan yang pro pertumbuhan. Salah satunya, dengan melakukan kebijakan pemangkasan tingkat suku bunga.

    Setelah ini, lanjut Nico Demus, pasar akan fokus menanti agenda menteri kabinet yang telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pasar dan juga publik akan menilai apakah agenda menteri terkait bisa mewujudkan visi dan misi dari Presiden Jokowi atau tidak.

    Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan tercatat menguat usai dibuka pada awal perdagangan sesi pertama, pada pukul 10.35 WIB, Kamis 24 Oktober 2019. IHSG tercatat menguat ke level 6.306,70 atau menguat 0,78 persen dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin.

    Dikutip dari RTI, sepanjang awal sesi, IHSG langsung menguat dalam rentang 6.270 hingga 6.309. Tercatat sebanyak 208 emiten menguat, 135 tak bergerak dan 138 saham melemah. Dengan kondisi ini kapitalisasi pasar di bursa efek mencapai angka Rp 7.275,74 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.