Periode II Jokowi, Bos BEI Harap Makin Banyak BUMN Go Public

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Inarno juga berharap pemerintahan pro pada pasar modal Indonesia.Dia mengatakan hingga akhir tahun ini terdapat 30 pipeline atau daftar calon emiten yang akan masuk BEI. Namun, kata dia, tidak ada satu pun perusahaan BUMN.

    Saat dilantik sebagai presiden periode 2019-2024 bersama wakil presiden Ma'ruf Amin kemarin, Jokowi mengatakan memiliki cita-cita di tahun 2045 Indonesia telah keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah. 

    "Indonesia telah menjadi negara maju dengan pendapatan menurut hitung-hitungan Rp 320 juta per kapita per tahun atau Rp 27 juta per kapita per bulan. Itulah target kita. Target kita bersama," kata Jokowi usai di lantik di gedung DPR MPR, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Dia juga mengatakan mimpi Indonesia di 2045, Produk Domestik Bruto Indonesia mencapai US$ 7 triliun. Dengan begitu, Indonesia sudah masuk lima besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen.

    "Kita harus menuju ke sana.Kita sudah hitung, sudah kalkulasi, target tersebut sangat masuk akal dan sangat memungkinkan untuk kita capai. Namun, semua itu tidak datang otomatis, tidak datang dengan mudah," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H