Jokowi Jilid II, Ganjar Ingatkan Tantangan Faktor Eksternal

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin (kanan) saat halalbihalal di Istana Negara, Jakarta, Rabu 5 Juni 2019. Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla menggelar halalbihalal Idufitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Istana Negara yang terbuka bagi masyarakat umum maupun pejabat negara. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin (kanan) saat halalbihalal di Istana Negara, Jakarta, Rabu 5 Juni 2019. Presiden bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Kalla menggelar halalbihalal Idufitri 1 Syawal 1440 Hijriah di Istana Negara yang terbuka bagi masyarakat umum maupun pejabat negara. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan tantangan Indonesia hari ini tidak ringan. Menurut dia, faktor eksternal dunia berubah cepat, baik politik, ekonomi, sosial, budaya, dan ekonomi.

    "Pak Jokowi-Ma'ruf akan mengahadapi tantangan yang tidak ringan. Maka hari ini, saatnya kita bersatu, mendukung bersama-sama di periode kedua," kata Ganjar sesaat sebelum pelantikan Presiden Joko Widodo di Gedung MPR DPR, Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2019.

    Ganjar mengatakan akan memperkuat posisi dari daerah. Dia menekankan bahwa keputusan politik akan berpengaruh kepada bisnis di daerah dan negara.

    Karena itu, kata dia, keputusan politik harus cepat agar bisnis juga berjalan lancar. Dia juga mengatakan pentingnya memperhatikan easy of doing business atau kemudahan berusaha dan pencegahan korupsi di daerah mesti berjalan.

    "Reformasi dilaksanakan, saya kira kami kami ini yang di daerah yang harus melaksanakan itu dan menciptakan kondisi yang kondusif," kata Ganjar.

    Kalau itu terjadi, dia yakin, pemerintahan akan berjalan baik dan cepat. Dan itu bisa responsif terhadap perubahan yang terjadi di dunia.

    Pelantikan rencananya akan dimulai pukul 13.00 WIB, anggota MPR dan tamu-tamu undangan hadir ke kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Menyusul kemudian para mantan presiden hadir pada 13.58 WIB, lalu Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir pada 14.02 WIB, Ma'ruf Amin pada 14.06 WIB, terakhir Jokowi hadir 14.10 WIB.

    Pada 14.20 dijadwalkan presiden, wakil presiden, wakil presiden terpilih, mantan presiden, serta pimpinan MPR memasuki ruang sidang paripurna. Pada 14.36 WIB Ketua MPR akan membuka sidang paripurna MPR, kemudian dilakukan pembacaan keputusan Komisi Pemilihan Umum soal hasil Pemilihan Presiden 2019.

    Setelah pembacaan hasil keputusan KPU, akan dilakukan pengambilan sumpah presiden, diteruskan dengan pengambilan sumpah wakil presiden. Setelah pengambilan sumpah, pimpinan MPR akan menandatangani berita acara pelantikan, lalu menyerahkannya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.