Budi Karya Sumadi Standby di Jakarta Menjelang Pengumuman Kabinet

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan tiket perjalanan kereta bandara disela peresmian layanannya di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Kereta pertama dari Manggarai yaitu pada pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Soekarno Hatta kereta pertama berangkat pukul 06.20 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan tiket perjalanan kereta bandara disela peresmian layanannya di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Kereta pertama dari Manggarai yaitu pada pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Soekarno Hatta kereta pertama berangkat pukul 06.20 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tak memiliki agenda keluar kota dalam waktu dekat meski masa jabatannya di Kabinet Kerja Jilid I berakhir Ahad, 20 Oktober 2019. Ia memastikan tetap berada di Jakarta hingga beberapa hari ke depan. 

    “Saya di Jakarta,” ujar Budi Karya saat ditemui di Restoran Seribu Rasa, Jakarta Pusat, Sabtu, 19 Oktober 2019. 

    Kala ditanya apakah ia bakal standby sampai Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengumumkan jajaran menteri di kabinet jilid keduanya, Budi Karya tak menampik. “He-he-he. Iya (standby),” ujarnya. 

    Budi Karya telah mengantongi sejumlah jadwal acara yang bakal ia sambangi di Ibu Kota dalam beberapa hari ke depan. Salah satunya menghadiri pelantikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Senayan, pada Ahad, 20 Oktober 2019. Mantan bos Angkasa Pura II itu menyatakan telah memperoleh undangan resmi dari Jokowi. 

    Nama Budi Karya memang tidak santer diisukan bakal kembali mengisi ruang kosong di Kabinet Kerja Jilid II. Dalam beberapa hari terakhir menjelang masa kabinet jilid I berakhir, ia mengakui sempat dipanggil oleh Presiden Jokowi ke Istana. Namun, dia membantah ditawari menjabat kembali sebagai menteri saat beberapa hari lalu dipanggil oleh Presiden Joko Widodo ke Istana. Tak digamblangkan isi dan maksud pertemuan itu. 

    Dalam bincang-bincang dengan wartawan, ia mengatakan bahwa persamuhannya dengan Jokowi hanya sebatas membahas  perkembangan pembangunan di pelbagai sektor. Misalnya pembangunan pelabuhan, bandara, dan angkutan multimoda lainnya. 

    Hingga sehari menjelang pelantikan presiden, nama-nama menteri di jajaran Kabinet Jokowi Jilid II masih menjadi misteri. Koran Tempo edisi 14 Oktober menulis Jokowi bakal mengisi kabinetnya dengan wajah-wajah lama.  

    Mereka yang disebut bakal lanjut di kabinet mendatang ialah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri. Lalu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono serta Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.  

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | KORAN TEMPO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.