Gubernur BI Perry Warjiyo Raih Penghargaan Governor of The Year

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan sambutan dalam konferensi internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-13 di Bali, Kamis, 29 Agustus 2019. Istimewa

    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan sambutan dalam konferensi internasional Bulletin of Monetary Economics and Banking (BMEB) ke-13 di Bali, Kamis, 29 Agustus 2019. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meraih penghargaan Governor of the Year se-Asia Pasifik dari Global Markets. Perry menerima penghargaan karena dipandang berhasil menjaga stabilitas perekonomian Indonesia di tengah kondisi ekonomi dan politik.

    Menurut Global Markets tantangan yang dihadapi oleh pimpinan bank sentral adalah mengenai kebijakan suku bunga di tengah ekonomi dunia yang melambat. Namun, BI memutuskan untuk menurunkan lagi tingkat suku bunganya pada September 2019 ke posisi 5,25 persen.

    "Ini adalah masa sulit bagi semua orang. Tetapi Indonesia memiliki Gubernur Perry Warjiyo, orang yang tepat untuk berurusan dan menyelesaikan masalah di tengah badai," tulis laporan Global Markets yang dikutip pada Jumat, 18 Oktober 2019.

    Pelonggaran tingkat suku bunga pada September lalu menjadi penurunan tingkat suku bunga ketiga selama tiga bulam berturut-turut oleh BI. Selain itu, BI juga memutuskan melonggarkan persyaratan intermediasi bagi bank untuk mendorong pemberian pinjaman. Dorongan ini dianggap tepat untuk memicu pertumbuhan ekonomi.

    Global Markets juga memandang Gubernur Perry telah menunjukkan kepemimpinannya dalam mendorong transformasi dan pengembangan inovasi digital. Beberapa diantaranya tercermin dalam kebijakan yang mendukung perkembangan teknologi finansial (tekfin) serta dikeluarkannya standar kode respons cepat pembayaran Indonesia (Quick Response Indonesian Standard/QRIS).

    "Kebijakan tersebut dianggap mampu mendorong efisiensi transaksi dan mempercepat inklusi keuangan, yang pada akhirnya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat 18 Oktober 2019.

    Penghargaan itu juga diberikan karena Gubernur BI dinilai telah membuat keputusan yang tepat guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan memitigasi dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina. Dia juga dinilai mampu memberikan forward guidance yang mendukung momentum pertumbuhan yang selaras dengan upaya pemerintah.

    Sementara itu, Global Markets merupakan surat kabar online yang terafiliasi dengan Euromoney Institutional Investor. Media ini turut aktif dalam penyelenggaraan pertemuan lembaga multilateral di sektor keuangan dan perbankan seperti IMF dan World Bank.

    Media ini menyelenggarakan Global Market Awards setiap tahunnya. Penghargaan ini diberikan kepada para pembuat kebijakan, khususnya Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral secara global. Sebelum Perry Warjiyo, mantan Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo juga pernah menerima penghargaan serupa.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.