Pendaftar Sayembara Desain Ibu Kota Baru Capai 672 Tim

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis, 25 Juli 2019. Bukit Nyuling itu merupakan salah satu daerah yang menjadi calon ibu kota baru menggantikan Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Foto udara kawasan Bukit Nyuling, Tumbang Talaken Manuhing, Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Kamis, 25 Juli 2019. Bukit Nyuling itu merupakan salah satu daerah yang menjadi calon ibu kota baru menggantikan Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Danis Sumadilaga mengatakan hingga pukul Jumat, 18 Oktober 2019, pukul 14.00 WIB sudah ada 672 pendaftar sayembara gagasan desain kawasan ibu kota baru. "Pendaftar paling banyak dari DKI Jakarta," ujar Danis, yang juga Ketua Tim Pelaksana Sayembara, di kantornya, Jumat, 18 Oktober 2019.

    Berdasarkan data Kementerian PUPR, pendaftar dari Jakarta mencapai 184 tim. Jumlah tersebut disusul oleh pendaftar Jawa Barat, yaitu 145 tim. Secara keseluruhan pendaftar berasal dari hampir seluruh wilayah Tanah Air. Selain dari dalam negeri, Danis mengatakan ada pula pendaftar dari luar negeri. Namun, ia belum mengetahui asal negara para pendaftar.

    Waktu pendaftaran sedianya tutup pada hari ini. Namun, lantaran menyesuaikan dengan waktu pemberian penjelasan lapangan atau aanwijzing lapangan, pendaftaran diperpanjang hingga 21 Oktober 2019. Danis melihat jumlah pendaftar bisa menembus 700 peserta. "Ini di luar perkiraan kami."

    Danis mengatakan tujuan dari sayembara itu adalah menjaring partisipasi masyarakat dalam rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Di samping itu, ia berharap dari sayembara itu dapat dijaring ide atau gagasan desain kawasan ibu kota baru. Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat yang memiliki keahlian antara lain arsitektur, perencanaan, hingga perancangan kota di Indonesia.

    Adapun desain tersebut nanti, menurut Danis, mesti memenuhi tiga kriteria umum, yaitu mencerminkan identitas bangsa, menjamin keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi, dan mewujudkan kota yang cerdas, modern, dan berstandar internasional. Danis mengatakan karya-karya tersebut, termasuk karya pemenang, akan menjadi milik penyelenggara dan berpeluang dikembangkan menjadi desain matang ibu kota baru.

    Hadiah yang ditawarkan kepada pemenang antara lain pemenang I mendapatkan duit Rp 2 miliar dan piagam penghargaan, pemenang II mendapat Rp 1,25 miliar dan piagam penghargaan, pemenang III mendapat Rp 1 miliar dan piagam penghargaan, harapan I mendapat Rp 500 juta dan piagam penghargaan, serta harapan II mendapat Rp 250 juta dan piagam penghargaan. Penetapan dan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 23 Desember 2019.

    CAESAR AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.