Menteri PUPR: Kabinet Selanjutnya Harus Imbangi Kecepatan Jokowi

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan kawasan wisata Waduk Muara Nusa Dua di Kota Denpasar, Bali, 14 Juni 2019. Waduk dengan luas 35 hektar dan 700 ribu meter kubik air itu dibangun untuk memasok air baku kawasan Kabupaten Badung selatan dan Kota Denpasar sekaligus akan dijadikan kawasan wisata air. Johannes P. Christo

    Presiden Jokowi (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan kawasan wisata Waduk Muara Nusa Dua di Kota Denpasar, Bali, 14 Juni 2019. Waduk dengan luas 35 hektar dan 700 ribu meter kubik air itu dibangun untuk memasok air baku kawasan Kabupaten Badung selatan dan Kota Denpasar sekaligus akan dijadikan kawasan wisata air. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyarankan tokoh-tokoh menteri dalam Kabinet Kerja jilid dua nanti harus dapat mengimbangi kecepatan kerja Presiden Joko Widodo.

    "Harus bisa mengimbangi kecepatan kerja pemimpin," kata Basuki ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta pada Jumat, 18 Oktober 2019.

    Basuki bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja telah bersilaturahim dengan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden di Istana Negara, Jakarta.

    Menurut dia, tantangan besar menjadi menteri Kabinet Kerja adalah kecepatan dan kualtias yang harus presisi.

    Basuki menjelaskan hal itu diperlukan karena Presiden Jokowi kerap memeriksa pekerjaan menterinya secara langsung dan insidental. Untuk mensiasatinya, Basuki mengatakan dia harus lebih sering memeriksa pekerjaan kementeriannya ke lapangan.

    "Saya harus bisa mengimbangi kecepatan beliau. Jadi makanya kalau beliau ke lapangan satu kali, saya harus dua kali, dan hati-hati dengan beliau karena beliau kelihatannya iya-iya, tapi pasti dicek," kata dia.

    Presiden Jokowi dalam acara silaturahmi dengan para Menteri Kabinet Kerja di Istana Negara Jakarta menyampaikan terima kasih kepada seluruh menteri Kabinet Kerja yang telah bekerja selama lima tahun.

    "Mohon maaf mungkin dalam lima tahun ini kita baru bertemu agak santai hari ini, pas akhir-akhir kita baru bertemu, baru ada yang nyanyi biasanya kalau enggak ratas, rapat, rapat paripurna," kata Jokowi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.