BPOM Gandeng Raksasa e-Commerce Awasi Peredaran Obat

Petugas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memeriksa barang bukti saat rilis kasus penyelundupan barang ilegal di Lapang Reskrimsus, Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Agustus 2019. Dalam kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa kosmetik, obat-obatan, bahan pangan hingga produk elektronik. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Tempo.Co, Jakarta - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) resmi menyepakati kerja sama dengan enam e-commerce untuk pengawasan peredaran hingga promosi makanan dan obat yang dijual secara online. Keenamnya tergabung dalam Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) seperti Go-Jek, Grab, Tokopedia, Bukalapak, Klikdokter, dan Halodoc.

”Secara prinsip, keamanannya harus sesuai dengan standar untuk produk yang dijual secara offline,” kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam acara penandatanganan kerja sama di Gedung BPOM, Jakarta Pusat, Kamis, 17 Oktober 2019.

Selama ini, BPOM sebenarnya telah mengawasi penjualan obat dan makanan secara online. Namun, hanya sebatas surat pemberitahuan kepada pemilik marketplace jika ditemukan produk yang tidak sesuai standar. Sehingga, market place tersebut bakal langsung menurunkan produk tersebut agar tidak dijual lagi ke konsumen.

Sehingga melalui kerja sama ini, BPOM dan keenam e-commerce memperkuat pengawasan dengan kerja sama. Pertama, pengawasan terhadap obat dan makanan yang dijual online, pertukaran data informasi, hingga sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Kerja sama akan dilakukan selama dua tahun ke depan dan bisa diperpanjang sesuai dengan kesepakatan.

Kerja sama ini dilakukan karena masifnya peredaran obat dan makanan yang tidak sesuai dengan standar keamanan dan keselamatan dari BPOM. Untuk obat misalnya, tim patroli siber BPOM menemukan adanya 4.063 situs yang menjual obat tidak sesuai standar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.583 di antaranya ditemukan di market place. Lalu, 2719 situs sudah di-take down dengan bantuan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Untuk makanan, Penny tidak menjelaskan berapa banyak situs penjualan online yang menjual produk tidak sesuai standar BPOM. Penny juga mengatakan lembaganya hanya mengawasi pangan olahan yang telah dikemas dan tahan lebih dari 7 hari. Sementara untuk makanan segar yang dijual di Go-Food maupun Grab-Food, Penny menyebut urusan pengawasan ada di pemerintah daerah.

Ketua Bidang Perlindungan Konsumen idEA, Agnes Susanto akan mendukung penuh pengawasan yang dilakukan BPOM terhadap produk obat dan makanan di e-commerce. Selain itu, idEA juga akan aktif menghimbau anggota mereka agar menjual produk yang benar-benar layak edar. “Kami akan selalu awasi dan bilang ke platform (marketplace), bahwa barang ini tidak boleh dijual,” kata dia. 

Chief of Public Policy and Government Relations, Go-Jek, Dyan Shinto Ekopuri Nugroho mengatakan kesepakatan dengan BPOM ini akan memperkuat pengawasan terhadap pangan olahan yang ada di Go-Food. Go-Jek, kata dia, akan terus memastikan keselamatan dalam produk makanan di Go-Food akan terus menjadi prioritas di perusahaannya. Saat ini, 90 persen dari produk makanan di Go-Food merupakan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). “Kami rutin berikan pelatihan, agar mereka semakin tahu dan peduli dengan konsumen,” kata dia.

CEO Klikdokter.com, Dino Bramanto, juga mengatakan perusahaannya merasa terbantu dengan adanya kerja sama ini. Sebab, BPOM bisa melakukan pengawasan terhadap penjualan atau rekomendasi obat yang ada di laman tersebut. Sebaliknya, kata Dino, klikdokter.com juga bisa langsung melapor ke BPOM ketika ada produk yang tidak sesuai. “Ini memudahkan monitoring dan pengawasan di lapangan,” kata dia.






BPOM Umumkan Obat Sirop Praxion Aman Dikonsumsi, Sudah Boleh Beredar Kembali?

1 jam lalu

BPOM Umumkan Obat Sirop Praxion Aman Dikonsumsi, Sudah Boleh Beredar Kembali?

BPOM menyebutkan obat sirop Praxion aman dikonsumsi karena tidak mengandung kandungan berlebih etilen glikol dan dietilen glikol.


3 Obat Sirop Ditarik Usai Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul, Begini Kronologinya

21 jam lalu

3 Obat Sirop Ditarik Usai Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul, Begini Kronologinya

Kasus obat sirop yang menyebabkan insiden pasien anak mengalami gagal ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) kembali mencuat. Begini kronologinya


Resep Sehat Tyo Nugros Drummer Dewa 19: Batasi Konsumsi Garam dan Micin, Kenapa?

23 jam lalu

Resep Sehat Tyo Nugros Drummer Dewa 19: Batasi Konsumsi Garam dan Micin, Kenapa?

Seringkali MSG dan garam disebut bisa ganggu kesehatan. Drummer Dewa 19 Tyo Nugros sudah lama batasi konsumsi micin dan garam.


Pharos Resmi Recall Obat Sirop Penurun Demam Praxion Usai Temuan Kasus Gagal Ginjal Akut

1 hari lalu

Pharos Resmi Recall Obat Sirop Penurun Demam Praxion Usai Temuan Kasus Gagal Ginjal Akut

Voluntary recall ini dilakukan sebagai tanggung jawab Pharos atas temuan insiden pasien anak yang mengalami gagal ginjal akut progresif atipikal.


PT Pharos Indonesia: Uji Lab Ungkap Praxion Tak Mengandung Cemaran EG dan DEG

1 hari lalu

PT Pharos Indonesia: Uji Lab Ungkap Praxion Tak Mengandung Cemaran EG dan DEG

Produsen obat PT Pharos Indonesia mengungkap hasil uji laboratorium Praxion.


PT Pharos Sebut Hasil Uji Dua Lab Independen Nyatakan Praxion Bebas EG/DEG

1 hari lalu

PT Pharos Sebut Hasil Uji Dua Lab Independen Nyatakan Praxion Bebas EG/DEG

PT Pharos Indonesia mengatakan hasil uji ulang dua lab independen terhadap produk obat sirop Praxion tidak mengandung cemaran EG dan DEG


Sidang Class Action Korban Gagal Ginjal Akut Kembali Ditunda

1 hari lalu

Sidang Class Action Korban Gagal Ginjal Akut Kembali Ditunda

Sidang Class action korban gagal ginjal akut kembali ditunda karena ada pihak tergugat yang tak hadir.


Telusuri Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Tunggu Hasil Lab BPOM

1 hari lalu

Telusuri Kasus Baru Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Tunggu Hasil Lab BPOM

Bareskrim Polri masih menunggu hasil laboratorium dari BPOM sebelum periksa produsen obat sirop Praxion diduga pemicu kasus baru gagal ginjal akut


Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul, Wakil Ketua DPR Minta Kemenkes dan Komisi IX Lakukan Ini

1 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut Kembali Muncul, Wakil Ketua DPR Minta Kemenkes dan Komisi IX Lakukan Ini

Wakil Ketua DPR meminta Kemenkes dan Komisi IX menelaah kasus gagal ginjal akut yang kembali muncul setelah sebelumnya dinyatakan hilang.


3 Obat Sirup Praxion Sempat Dinyatakan Aman Dikonsumsi Oleh BPOM

1 hari lalu

3 Obat Sirup Praxion Sempat Dinyatakan Aman Dikonsumsi Oleh BPOM

BPOM sempat menyatakan 3 obat sirup Praxion aman untuk dikonsumsi pada Desember lalu.