Dirut Dipecat, PT INTI Jamin Operasional Perusahaan Tak Terganggu

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) menyaksikan petugas yang bersiap menunjukkan barang bukti hasil OTT Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019 malam. KPK menetapkan dua orang tersangka yakni Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam sebagai penerima suap dan Staf PT INTI bernama Taswin Nur sebagai pemberi suap. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) menyaksikan petugas yang bersiap menunjukkan barang bukti hasil OTT Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019 malam. KPK menetapkan dua orang tersangka yakni Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam sebagai penerima suap dan Staf PT INTI bernama Taswin Nur sebagai pemberi suap. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen PT Industri Telekomunikasi Indonesia atau PT INTI mengatakan operasional perusahaan tetap berlangsung normal dan berkomitmen merampungkan semua target perusahaan, meskipun Direktur Utama INTI Darman Mappangara telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    "Penetapan tersebut (Dirut INTI sebagai tersangka) tidak mengganggu operasional perusahaan," kata PjS Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT INTI Gde Pandit Andika Wicaksana, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2019.

    Gde menjelaskan Kementerian BUMN melalui SK-213/MBU/10/2019 tertanggal 04 Oktober 2019 telah memberhentikan Darman Mappangara agar yang bersangkutan fokus pada penyelesaian masalah hukum serta menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi perusahaan.

    Dewan Komisaris telah menunjuk Direktur Keuangan INTI Tri Hartono Rianto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga waktu penetapan direktur utama definitif oleh pemegang saham.

    Penunjukan Plt Direktur Utama bertujuan untuk mengeksekusi berbagai agenda strategis yang telah ditetapkan serta komitmen penuh perusahaan terhadap penyelesaian pekerjaan, pemenuhan kebutuhan produk pada konsumen, serta eksekusi semua kerja sama strategis agar tetap berjalan dan tercapai sesuai rencana, dengan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.

    Hingga kini, dukungan dari perbankan untuk pendanaan proyek-proyek yang dikelola INTI tetap berjalan dengan baik. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata kepercayaan pihak eksternal pada kegiatan operasional PT INTI (Persero).

    "Perusahaan berkomitmen untuk selalu melakukan perbaikan kinerja perseroan dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan good corporate governance (GCG) di segala bidang, serta praktik manajemen yang bebas dari konflik kepentingan," kata Gde.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?