Jadi Tersangka Suap, Kementerian BUMN Copot Dirut PT INTI

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan (kanan) menyaksikan petugas yang bersiap menunjukkan barang bukti hasil OTT Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2019 malam. KPK menetapkan dua orang tersangka yakni Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam sebagai penerima suap dan Staf PT INTI bernama Taswin Nur sebagai pemberi suap. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Bandung - Kementerian BUMN memberhentikan Darman Mappangara dari jabatan Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia ( PT INTI) Persero. Darman sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka pemberian supa dalam proyek bagasi bandara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dewan Komisaris telah pula menunjuk Direktur Keuangan PT INTI (Persero) Tri Hartono Rianto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama hingga waktu penetapan Direktur Utama definitif oleh Pemegang Saham,” kata PjS. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT INTI (Persero) Gde Pandit Andika Wicaksono, dikutip dari keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Oktober 2019.

Pemberhentian Darman diputuskan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Rapat Umum Pemegang Saham, dengan penerbitan SK-213/MBU/10/2019 tanggal 04 Oktober 2019. Surat keputusan tersebut  berisi pemberhentian Darman Mappangara sebagai Direktur Utama PT INTI.

Gde mengatakan, Kementerian BUMN memberhentikan Darman agar yang bersangkutan dapat berfokus pada penyelesaian masalah hukumnya. Pemberhentian sekaligus untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif bagi perusahaan.

“Penunjukan Plt Direktur Utama bertujuan untuk mengeksekusi berbagai agenda strategis yang telah ditetapkan serta komitmen penuh Perusahaan terhadap penyelesaian pekerjaan, pemenuhan kebutuhan produk pada konsumen, serta eksekusi semua kerja sama strategis agar tetap berjalan dan tercapai sesuai rencana, dengan tetap memenuhi ketentuan yang berlaku,” kata Gde.

Kementerian BUMN memastikan, kasus hukum yang menjerat Darman tidak mengganggu operasional PT INTI. “Hingga saat ini, dukungan dari Perbankan untuk pendanaan proyek-proyek yang dikelola PT INTI (Persero) tetap berjalan dengan baik. Hal ini merupakan salah satu bentuk nyata kepercayaan pihak eksternal pada kegiatan operasional PT INTI (Persero),” kata Gde.

Direktur Utama PT INTI, Darman Mappangara diduga memberikan suap kepada Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y. Agussalam supaya perusahaannya bisa mendapatkan sejumlah proyek yang dikelola oleh AP II. "Setelah menemukan bukti permulaan yang cukup, KPK melakukan penyidikan baru dengan tersangka DMP," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, di kantornya, Jakarta, Rabu, 2 Oktober 2019.

Penetapan tersangka terhadap Darman ini merupakan pengembangan dari  Operasi Tangkap Tangan atau OTT KPK pada 31 Juli 2019 silam. Saat itu KPK menangkap Andra dan staf PT INTI, Taswin Nur. Taswin ditangkap ketika menyerahkan duit Sin$96.700 atau sekitar Rp 1 miliar untuk Andra.






Erick Thohir Ingin Bersih-bersih PSSI Seperti di BUMN: Saya Senang Menjarain Orang

22 menit lalu

Erick Thohir Ingin Bersih-bersih PSSI Seperti di BUMN: Saya Senang Menjarain Orang

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan tekadnya untuk membenahi sepak bola di Indonesia melalui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).


Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

38 menit lalu

Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

Ali Fikri menyebut KPK telah memanggil sejumlah staf hakim agung Gazalba Saleh sebagai saksi di kasus suap pengurusan perkara di MA


Taspen Bangun Gedung Tertinggi di RI Senilai Rp 10,6 Triliun Tanpa Biaya Sepeser pun, Begini Ceritanya

22 jam lalu

Taspen Bangun Gedung Tertinggi di RI Senilai Rp 10,6 Triliun Tanpa Biaya Sepeser pun, Begini Ceritanya

PT Taspen (Persero) menggandeng Mitsubishi Estate Co dalam membangun kawasan Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman di Jakarta.


65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Ekonom Sebut Dua Faktor Penyebab

1 hari lalu

65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Ekonom Sebut Dua Faktor Penyebab

Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menyebut, sebanyak 65 persen dana pensiun di perushaan BUMN saat ini dalam kondisi bermasalah.


65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Indef: Menteri Harus Tahu Aliran Investasi

1 hari lalu

65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Indef: Menteri Harus Tahu Aliran Investasi

Agus Herta Sumarto mengatakan Erick Thohir harus mengetahui manajemen risiko investasi, termasuk dana pensiun, yang dilakukan perusahaan pelat merah.


Erick Thohir Tanggapi Tawaran BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta 2023

2 hari lalu

Erick Thohir Tanggapi Tawaran BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta 2023

PT JakPro belum mengantongi sponsor Formula E yang akan diadakan kedua kalinya di Indonesia itu. JakPro maskih melakukan penjajakan.


Erick Thohir Bicara soal Rencana BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta

3 hari lalu

Erick Thohir Bicara soal Rencana BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta

Pj Gubernur DKI Jakarta dan PT Jakpro membuka peluang bagi BUMN untuk menjadi sponsor Formula E. Menteri BUMN Erick Thohir pun buka suara


Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

3 hari lalu

Profil Samanhudi Anwar, Bekas Wali Kota Blitar Perampok Rumah Dinas Penggantinya

Samanhudi Anwar menjadi tersangka dan ditahan Polda Jatim. Moncer di politik, kejeblos suap ijon proyek gedung SLTP di Blitar.


Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

5 hari lalu

Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

Hutama Karya membeberkan bagaimana perusahaan itu membidik sejumlah proyek di IKN seperti pembangunan Istana Wakil Presiden dan rumah susun bagi ASN.


Jakpro Jajaki Sponsor Formula E: Tidak Harus dari BUMN

5 hari lalu

Jakpro Jajaki Sponsor Formula E: Tidak Harus dari BUMN

Jakpro sedang menjajaki segala kemungkinan dan terbuka terhadap berbagai pihak untuk sponsor Formula E. Tidak harus dari BUMN.