Kabinet Jokowi Jilid II, Buwas Harap Presiden Dapat Pembantu Baik

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso (kiri) memberikan penghargaan Tunas Kencana kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah), dalam peringatan Hari Pramuka ke-58 di Bumi Perkemahan, Cibubur, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019. Jokowi mendapatkan penghargaan tertinggi dalam gerakan Pramuka. TEMPO/Subekti.

    Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso (kiri) memberikan penghargaan Tunas Kencana kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi (tengah), dalam peringatan Hari Pramuka ke-58 di Bumi Perkemahan, Cibubur, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019. Jokowi mendapatkan penghargaan tertinggi dalam gerakan Pramuka. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan Presiden Joko Widodo memiliki keinginan yang tulus, agar agar kehidupan masyarakat lebih baik. Karena itu, pria yang biasa disapa Buwas ini berharap pada Kabinet Jokowi Jilid II mendatang, presiden mendapatkan orang-orang yang juga baik untuk melaksanakan program-programnya.

    Buwas mengungkapkan bahwa ia memiliki kesan tersendiri selama membantu presiden Joko Widodo atau Jokowi selama ini. "Kalau saya menilai Pak Jokowi nothing to loose-nya baik, untuk kebaikan. Tapi bagaimana sekarang bisa berhasil kalau Pak Jokowi tidak mendapatkan pembantu-pembantu yang baik," kata Budi Waseso dalam wawancana dengan Tempo di kantornya, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Namun, dia yakin Jokowi yang sudah memiliki pengalaman memimpin pemerintahan, akan memilih pembantu yang siap untuk menghadapi tantangan ke depan dalam Kabinet Jokowi Jilid II mendatang. "Saya kira akan baik," ujar Buwas.

    Buwas mengenang. saat awal ditunjuk sebagai Dirut Bulog ia merasa sangat berat. Kendati begitu, dia yakin jabatan itu diemban dengan baik, karena merupakan keharusan dan tanggung jawab.

    Menurut dia, selama menjadi Dirut Bulog, terdapat suka dan duka. "Yang suka kita jadikan pedoman, yang duka juga jadi pedoman kita untuk memperbaiki diri kita harus gimana. Jadi itu harus balance," ujar Buwas.

    Dia juga menegaskan akan tetap buas untuk kebaikan masyarakat. "Loh, untuk kebaikan itu harus. Harus untuk kebaikan," ujar Buwas.

    Terhadap Kabinet Jokowi Jilid II mendatang, ia memiliki harapan ke depan agar koordinasi antar-kementerian bisa lebih baik khususnya untuk kepentingan masyarakat. Terlebih, kata Buwas, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian BUMN, dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang banyak bersinggungan.

    HENDARTYO HANGGI | ANDI IBNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.