Kemenperin: Digitalisasi Produk Elektronika Jadi Perhatian Dunia

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat produk elektronik yang dijual di Electronic City, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman, Jakarta, 31 Januari 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Pengunjung melihat produk elektronik yang dijual di Electronic City, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman, Jakarta, 31 Januari 2016. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harjanto menyebut penerapan teknologi digital pada produk elektronika konvensional menjadi perhatian di seluruh dunia saat ini.

    “Tujuan utama dari penerapan teknologi digital dalam peralatan elektronik adalah meningkatkan efisiensi dalam penggunaannya yang didasarkan dengan teknologi Internet of Things (IoT),” kata Harjanto saat membuka Pameran Produk Elektronika dan Telematika di Jakarta, Selasa, 15 Oktober 2019.

    Menurut dia, perkembangan produk industri dalam negeri untuk dapat bersaing di pasar global tidak terlepas dari pentingnya kegiatan penelitian dan pengembangan atau RnD yang dilakukan oleh SDM terampil perusahaan.

    Guna mendukung hal tersebut, lanjutnya, pemerintah telah mengeluarkan insentif Super Tax Deductible yang dapat dimanfaatkan industri yang berinisiatif untuk meningkatkan kapabilitasnya.

    “Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan industri yang memiliki karakteristik perkembangan teknologi tercepat,” ujarnya.

    Menurut dia, dinamika ini merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkan oleh pelaku industri dalam negeri untuk dapat menghasilkan produk-produk IT Solution.

    Making Indonesia 4.0 yang merupakan program Pemerintah, diandalkan untuk mendorong penerapan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas yang didasarkan pada penerapan teknologi Internet of Things (IoT).

    “Pengembangan suatu IoT Devices tidak hanya didasarkan pada teknologi, tetapi juga pada kreativitas pembuatnya dalam mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh target customer-nya,” ujar Harjanto.

    Dalam upaya meningkatkan kapabilitas kemampuan industri IoT dalam negeri, tambah Harjanto, pemerintah mendorong para IoT Makers untuk terus mendorong imajinasi dan kreativitas dalam menciptakan solusi IoT karya anak bangsa melalui sinergi dengan asosiasi dan industri ataupun melalui kegiatan kompetisi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.