IHSG Ditutup Menguat Ditopang Sentimen Positif Eksternal

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik. (ANTARAFOTO)

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik. (ANTARAFOTO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore, 14 Oktober 2019, ditutup menguat ditopang sentimen positif eksternal.

    IHSG ditutup menguat 21,08 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.126,88. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 6,41 poin atau 0,68 persen menjadi 954,48.

    "Sentimen positif hari ini ialah meredanya tensi perang dagang antara AS dengan Cina. Pasar mengapresiasi kesepakatan dagang antara AS dengan Cina," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Senin.

    Selain itu, potensi penurunan suku bunga acuan The Fed, menjadi sentimen tambahan yang menguatkan indeks.

    Dibuka menguat, IHSG relatif nyaman berada di teritori positif kendati sempat naik turun jelang penutupan bursa saham.

    Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp383,95 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 573.212 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,75 miliar lembar saham senilai Rp8,25 triliun. Sebanyak 193 saham naik, 207 saham menurun, dan 156 saham tidak bergerak nilainya.

    Selain IHSG, bursa saham regional Asia antara lain indeks Hang Seng menguat 213,41 poin atau 0,81 persen ke 26.521,85 dan indeks Straits Times menguat 10,48 poin (0,34 persen) ke posisi 3.124,45. Sedangkan bursa saham Jepang libur.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.