Basement Gedung Terbakar, Aktivitas Kantor Pelni Berjalan Normal

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran di ruang basement Gedung PELNI di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 13 Oktober 2019. ANTARA/Gilang Galiartha

    Para petugas pemadam kebakaran menangani kebakaran di ruang basement Gedung PELNI di Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu, 13 Oktober 2019. ANTARA/Gilang Galiartha

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen PT Perusahaan Pelayaran Indonesia atau Pelni memastikan insiden kebakaran yang menimpa gedung kantor pusat Pelni di Gambir, Jakarta Pusat, tak menghambat penjualan tiket. Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan entitasnya akan tetap menyediakan layanan pembelian tiket pada hari ini dan esok Senin, 14 Oktober 2019.

    "Kami pastikan penjualan tiket, baik itu di kantor kami maupun di seluruh Indonesia, akan berjalan aman. Insiden ini juga tidak akan mengganggu jalannya jual-beli tiket pada hari ini dan Senin besok," katanya saat dihubungi Tempo pada Ahad, 13 Oktober 2019.

    Yahya juga menekankan bahwa insiden ini tak akan menghambat operasional kantor. Artinya, aktivitas di kantor Pelni bakal normal seperti hari-hari biasa.

    Api melalap gedung pusat Pelni yang berlokasi pada Sabtu petang pukul 22.55 WIB. Titik kebakaran tersebut berasal dari ruang basement.

    Api berhasil dipadamkan 2 jam kemudian, yakni pada Ahad dinihari, 13 Oktoer 2019, pukul.00.40 WIB. Api menyurut setelah petugas melakukan pendinginan dan pengeluaran asap. Belum diketahui sebab utama pemantik kebakaran.

    Adapun saat ini ruang basement ditutup guna kepentingan investigasi. "Tim investigasi dari Pelni masih mencari tahu penyebab pastinya," tutur Yahya.

    Yahya memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka imbas insiden ini. Namun pihaknya sedang menghitung kerugian dari kerusakan aset milik perusahaan.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?