Topan Hagibis, Thai Lion Air Batalkan 8 Penerbangan ke Jepang

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah rumah hancur usai diterjang Topan Hagibis di daerah Tokyo di Ichihara, timur Tokyo, Jepang, 12 Oktober 2019. Hal ini terjadi setelah sekitar sebulan sebelumnya sebuah topan besar melanda Jepang dan menghancurkan sekitar 30 ribu rumah dan kerusakan jaringan listrik. Mandatory credit Kyodo/via REUTERS

    Sejumlah rumah hancur usai diterjang Topan Hagibis di daerah Tokyo di Ichihara, timur Tokyo, Jepang, 12 Oktober 2019. Hal ini terjadi setelah sekitar sebulan sebelumnya sebuah topan besar melanda Jepang dan menghancurkan sekitar 30 ribu rumah dan kerusakan jaringan listrik. Mandatory credit Kyodo/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan Thai Lion Air telah membatalkan delapan penerbangannya dari Bandara Internasional Don Mueang Bangkok menuju Narita dan Kansai di Jepang menyusul adanya peringatan topan hagibis yang melanda Tokyo. Juru bicara Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan pembatalan jadwal penerbangan dilakukan terjadi 11-12 Oktober 2019.

    "Empat penerbangan PP (pergi-pulang) dibatalkan untuk rute Don Mueang-Narita-Don Mueang," ujar Danang saat dihubungi Tempo pada Ahad, 13 Oktober 2019.

    Sedangkan empat penerbangan lainnya yang terdampak penerbangan ialah rute
    Don Mueang-Kansai-Don Mueang. Adapun kebijakan pembatalan tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan.

    Danang mengatakan pihak Thai Lion Air telah menginformasikan pembatalan tersebut kepada penumpang. Untuk penumpang terdampak, ia menyebut pihak maskapai sudah menyediakan layanan pengembalian uang atau refund dan perubahan jadwal atau reschedule dengan ketentuan berlaku.

    Kendati sempat mengalami pembatalan Danang mengatakan operasional Thai Lion Air ke Jepang kembali normal pada Ahad ini. "Hari ini penerbangan berjalan normal kembali," ujarnya.

    Saat ini, Thai Lion Air masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak Jepang untuk mengantisipasi adanya topan selanjutnya. Adapun topan Hagibis, melanda Jepang pada Sabtu, 12 Oktober.

    “Angin topan dapat menyebabkan turunnya hujan deras dengan level tertinggi serta angin kencang,” kata seorang pejabat Lembaga Meteorologi Jepang seperti dilansir Channel News Asia pada Jumat, 11 Oktober 2019.

    Angin topan ini disebut bakal menjadi yang terkuat melanda Tokyo sejak 1958. Warga diminta bersiap-siap menghadapi terjadinya gelombang tinggi dan hempasan badai.

    Imbas topan tersebut, selain penerbangan, ada dua acara olah raga utama di Jepang akhir pekan ini yang dibatalkan. Pertama, Piala Dunia Rugby yang telah membatalkan dua pertandingan, yaitu Inggris versus Prancis dan Skotlandia versus Jepang. Acara besar lainnya adalah Grand Prix Jepang, yang telah pindah kualifikasi ke hari Minggu, dengan balapan akan segera setelahnya.

    Dampak terbesar juga menimla sektor penerbangan. All Nippon Airways mengunumkan telah membatalkan 558 penerbangan dari Tokyo pada Sabtu.
    Sedangkan Japan Airliness membatalkan 540 penerbangan.

    Pembatalan penerbangan juga terlihat untuk seluruh maskapai di dunia ke dan dari Tokyo. Misalnya British Airways membatalkan penerbangan dari London.


    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | ERWIN PRIMA | CHANNEL NEWS ASIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.