Luhut dan Budi Karya Akan Tinjau Pengangkatan Perdana LRT Cibubur

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kegiatan pengapalan impor dan ekspor barang di Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Jakarta Utara, Ahad, 6 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kegiatan pengapalan impor dan ekspor barang di Terminal Peti Kemas (TPK) Koja, Jakarta Utara, Ahad, 6 Oktober 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO,CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan meninjau proses pengangkatan pertama kereta layang ringan atau LRT Cibubur pada Ahad, 14 Oktober 2019. Tinjauan dilakukan di Stasiun Harjamukti, Cibubur.

    "Iya, Pak Menhub (dan Menko Maritim) akan tinjau," ujar Kepala Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hengky Angkasawan saat dihubungi Tempo pada Ahad, 13 zoktober 2019.

    Dalam jadwal kunjungan menteri yang diterima Tempo, Budi Karya dan Luhut akan tiba di lokasi proyek pada pukul 12.00 WIB. Kunjungan itu juga akan dihadiri oleh pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (INKA).

    Satu rangkaian kereta LRT sebelumnya telah tiba di Jakarta. Rangkaian kereta tersebut dikirimkan oleh PT INKA dari Madiun.

    Kereta ini rencananya akan diujicobakan untuk mengangkut penumpang rute Cibubur-Cawang. Adapun masa uji coba bakal dilakukan selama satu bulan, yakni mulai 28 Oktober hingga 28 November 2019.

    Uji coba proyek LRT koridor Cibubur-Cawang molor dari rencana. Sedianya, moda transportasi berbasis kereta layang iti akan beroperasi perdana pada Juli lalu, kemudian molor dan direncanakan kembali pada September. Namun, uji coba juga belum kunjung dilakukan hingga pertengahan Oktober

    Budi Karya mengatakan pemerintah perlu mengevaluasi proyek LRT koridor Cibubur-Cawang. Sebab, pengoperasian LRT rute Cibubur-Cawang sebelumnya ditengarai tidak terlampau signifikan menggaet penumpang sehingga pihaknya ingin pengoperasian dilakukan hingga Dukuh Atas. Pemerintah, kata dia, ingin subsidi yang digelontorkan berdampak maksimal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.