IHSG Ditutup Menguat 1,36 Persen Bersama Bursa Saham Asia

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi saham atau IHSG. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan, Jumat, 11 Oktober 2019, menghijau bersama bursa saham Asia yang bergerak positif.

    IHSG ditutup menguat 82,16 poin atau 1,36 persen ke posisi 6.105,8. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 14,65 poin atau 1,57 persen menjadi 948,07.

    "Sentimen penguatan IHSG hari ini dari potensi damai dagang AS-Cina. Jadi karena itu bursa Asia dan Indonesia turut menguat bersamaan pada Jumat," kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Jumat.

    Menurut William, sentimen tersebut masih bersifat sementara tapi secara teknikal IHSG sudah menembus level resisten 6.100 sehingga ada potensi menguat lebih lanjut dengan kisaran 6.000-6.180

    Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di teritori positif sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

    Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau "net foreign sell" sebesar Rp 477,8 miliar.

    Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 470.054 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,39 miliar lembar saham senilai Rp 8,3 triliun. Sebanyak 266 saham naik, 140 saham menurun, dan 141 saham tidak bergerak nilainya.

    Selain IHSG, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 246,89 poin (1,15 persen) ke 21.798,87, indeks Hang Seng menguat 600,51 poin atau 2,34 persen ke 25.308,44, dan indeks Straits Times menguat 24,49 poin (0,17 persen) ke posisi 3.113,97.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.