Di Akhir Jabatan JK Tulis Surat untuk Pelita Air, Apa Isinya?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers terkait penyerangan Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. Menko Polhukam Wiranto dibawa dan dirawat di RSPAD setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang, Banten karena diserang orang tidak kenal saat kunjungan kerja di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan keterangan pers terkait penyerangan Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019. Menko Polhukam Wiranto dibawa dan dirawat di RSPAD setelah sebelumnya mendapat perawatan di RSUD Berkah Pandeglang, Banten karena diserang orang tidak kenal saat kunjungan kerja di daerah tersebut. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla atau JK memberikan apresiasi kepada seluruh kru Pelita Air Service yang mendedikasikan diri sebagai operator pesawat kepresidenan.

    Hal ini diketahui dari unggahan media sosial Twitter induk perusahaan Pelita Air, Pertamina pada Jumat, 11 Oktober 2019.

    Dalam cuitannya, Pertamina menyampaikan rasa bangganya dapat memberikan pelayanan. "Terima kasih @Pak_JK atas apresiasinya, kami bangga dapat memberikan pelayanan. Dan kami terus komit menjalankan tugas untuk negara dengan mengutamakan aspek safety, reliability, dan on time performance," tulis Pelita Air melalui akun media sosial Twitter.

    Apresiasi tersebut diungkapkan Jusuf Kalla dalam tulisan tangan di kertas yang telah disediakan anak perusahaan Pertamina tersebut. Surat dituliskan setelah JK mendarat di Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta dari Yogyakarta, Kamis, 10 Oktober 2019.

    "Terima kasih kepada Pelita Air yang selama ini melayani penerbangan kenegaraan. Semua selalu tepat waktu dan menyenangkan sehingga tugas berjalan dengan baik," tulis JK seperti dikutip dari siaran pers Pertamina.

    Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla disambut oleh Dan Lanud Halim Perdana Kusuma Marsekal Pertama TNI M Tonny Harjono SE, Direktur Utama Pelita Air Sevice Dani Adriananta, Direktur Keuangan & Umum Pelita Air Service Muhammad Priyadi, dan Plt. Direktur Produksi Pelita Air Service Tri Harwiyono.

    Sementara itu, Direktur Utama Pelita Air Service Dani Adriananta mengucapkan banyak terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Wakil Presiden Jusuf Kalla selama menggunakan pesawat kepresidenan milik Pelita Air Service.

    "Atas nama tim Pelita Air Service dan direksi kami bangga dapat memberikan layanan kepada Bapak Wakil Presiden. Kami selalu komit dalam menjalankan tugas dengan mengutamakan aspek safety, reliability, dan on time performance," ujar Dani.

    Pilot pesawat RJ-85 PK-PJJ Capt. Yusak Uji Isnawan mempunyai kesan tersendiri saat melayani penerbangan kenegaraan.

    “Kesan saya, Pak Wapres Jusuf Kalla dan ibu sangat ramah. Beliau juga sangat on time saat melakukan penerbangan,” kenang Yusak.

    Di waktu yang sama Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla atau JK juga mengapresiasi pesawat Boeing milik TNI AU yang juga menjadi pesawat Kepresidenan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.