Sepekan, Bank Mandiri Serap Penjualan ORI16 Senilai Rp 87 M

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Bank Mandiri. Tempo/Tony Hartawan

    Ilustrasi Bank Mandiri. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Bank Mandiri Persero Tbk menyerap investasi masyarakat ke Obligasi Negara Ritel Indonesia seri ORI16 sebanyak Rp 87 miliar dalam kurun sepekan sejak 2 Oktober 2019 hingga 9 Oktober 2019.

    Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas saat dihubungi mengatakan ORI16 masih mampu menarik minat investasi masyarakat meskipun menawarkan kupon sebesar 6,8 persen atau lebih rendah dari seri pendahulunya ORI15 yang berkupon 8,25 persen.

    "Potensi penjualan ORI-016 diharapkan masih cukup baik karena adanya jatuh tempo ORI16 pada tanggal 15 Oktober 2019, walaupun tidak akan sama seperti ORI15 yang kuponnya jauh lebih menarik," ujar Rabu, 9 Oktober 2019.

    Rohan mengatakan untuk mendukung penjualan ORI16 perseroan membidik segmen investor milenial yang telah bertransaksi dengan Mandiri saat membeli Surat Berharga Negara ritel dalam masa penawaran sebelumnya. Hal ini dilakukan melalui pemasaran dengan distribusi di kantor-kantor cabang di seluruh Indonesia."Maka itu, hingga Rabu ini, penjualan mencapai Rp87 miliar," ujar dia.

    Sebelumnya, Pemerintah per 2 Oktober 2019 resmi menawarkan ORI16 dengan nilai penjualan minimum Rp 1 juta hingga maksimal Rp 3 miliar. Tingkat bunga yang ditawarkan ORI016 memang lebih rendah dibandingkan ORI015 karena sejalan dengan penurunan suku bunga global dan bunga acuan Bank Indonesia.

    ORI016 memiliki tenor atau jangka waktu tiga tahun dengan pembayaran bunga dilakukan setiap bulan. ORI016 merupakan ORI pertama yang yang diterbitkan secara daring melalui sistem e-SBN. Instrumen ini juga dapat dijual 100 persen di pasar sekunder sehingga lebih likuid dibanding instrumen investasi lain.

    Saat ini, ORI dapat dibeli melalui 23 mitra distribusi yang telah ditunjuk oleh Kementerian Keuangan terdiri dari bank, sekuritas, hingga perusahaan finansial berbasis teknologi. Pemerintah menargetkan penjualan ORI016 bisa mencapai Rp 9 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.