Peringati Hari Listrik, MKI Beri Bantuan Sambungan Gratis

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang (depan kiri) meninjau Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV Pedan di Kabupaten Klaten. Menurut Nasri, sistem kelistrikan Jawa-Bali sudah kuno sehingga rawan terjadi banyak hambatan jika pembangkit-pembangkit listrik baru sudah beroperasi. TEMPO/DINDA LEO LISTY

    Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Nasri Sebayang (depan kiri) meninjau Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV Pedan di Kabupaten Klaten. Menurut Nasri, sistem kelistrikan Jawa-Bali sudah kuno sehingga rawan terjadi banyak hambatan jika pembangkit-pembangkit listrik baru sudah beroperasi. TEMPO/DINDA LEO LISTY

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) hari ini mengelar pameran dan seminar di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan. Acara ini digelar untuk memperingati Hari Listrik Nasional ke-74 yang jatuh setiap 27 Oktober.

    Ketua Umum MKI Iwan Supangkat mengatakan acara pameran dan seminar ini akan digelar selama tiga hari. Iwan juga mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam menuntaskan program 100 persen elektrifikasi di Indonesia.

    "Hal ini bisa dilakukan melalui penggalangan dana sambungan listrik rumah untuk kawasan Terjauh, Terdepan, Tertinggal atau 3T," kata Iwan dalam sambutannya di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Rabu.

    Adapun dalam pameran ini, beragam teknologi dan produk terkini terkait teknologi listrik 4.0 dipamerkan. Beberapa diantaranya, seperti mobil listrik, Citroen Mehari, Bus TransJakarta, Mercedez Benz 6300, Tesla Model 3. Selain itu, ada sepeda motor listrik seperti BFG Bintang dan Honda ST 70/Dax serta Gesit.

    Iwan mengatakan selain menggelar pameran dan seminar, dalam peringatan hari listrik ini MKI juga memberikan bantuan dana untuk sambungan listrik. Bantuan dana diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu di Provinsi Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur.

    Bantuan dana, kata Iwan, dibeikan untuk penyambungan listrik sekitar 150 rumah di tiga provinsi tersebut. Bantuan dana tersebut rencana bakal diberikan untuk kebutuhan pemasangan meteran listrik kepada rumah-rumah warga yang belum teraliri listrik.

    "Bantuan dana yang kami peroleh untuk memasang meteran listrik seharga Rp 500 ribu - Rp 774 ribu kepada masyarakat kurang mampu," kata Iwan.

    Iwan berharap lewat adanya bantuan tersebut, bisa ikut mendorong peningkatan rasio elektrifikasi sampai akhir tahun ini yang ditargetkan mencapai 99 persen. Adapun hingga saat ini rasio elektrifikasi berada pada angka 98,83 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.