Luncurkan Aplikasi Manajemen Kekayaan WELMA, BCA Lirik Milenial

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat mencoba mesin CS Digital dan mengganti kartu BCA magnetic menjadi kartu BCA berteknologi chip hasil kerja sama dengan Mastercard. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat mencoba mesin CS Digital dan mengganti kartu BCA magnetic menjadi kartu BCA berteknologi chip hasil kerja sama dengan Mastercard. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk meluncurkan aplikasi manajemen kekayaan atau Wealth Management BCA, yaitu WELMA. Aplikasi mobile dari BCA itu digunakan untuk pembelian produk investasi seperti reksa dana, obligasi, dan asuransi.

    "Aplikasi ini memiliki fungsi menarik bagi masyarakat, khususnya bagi generasi mileniai untuk memulai berinvestasi," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Pacific Place, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

    Melalui aplikasi WELMA, nasabah dapat membeli atau menjual produk investasinya, memantau portofolio investasi, dan mencari informasi produk asuransi dengan mudah, aman, dan nyaman.

    Jahja juga mengatakan BCA mencermati pentingnya investasi bagi anak muda khususnya. Karena itu, BCA tergerak untuk berinovasi dalam menciptakan aplikasi berbasis digital untuk memudahkan masyarakat da|am melakukan investasi.

    "Nasabah BCA dapat membeli produk investasi reksa dana dan obligasi hanya dengan satu kali genggaman melalui aplikasi WELMA yang dapat diunduh di smartphone Android," ujarnya.

    Melalui aplikasi WELMA, kata dia, BCA ingin menumbuhkembangkan semangat dan kemauan masyarakat untuk gemar berinvestasi. Menurut dia, cara investasi melalui aplikasi WELMA simpel dan praktis, sesuai dengan karakteristik masyarakat zaman now.

    Hal itu dia sampaikan dalam Pesta Akbar Pengetahuan bertajuk Indonesia Knowledge Forum (IKF) VIII 2019 yang mengangkat tema Nurturing Mindset for The Next Era of Capital Culture. IKF VIII 2019 yang digelar BCA itu, menghadirkan pembicara yang kompeten di bidangnya untuk berbagi ilmu, pengalaman, serta inspirasi dalam membangun dan mengelola investasi dan usaha rintisannya melalui transformasi digital yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

    HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.