Consina Garap Pasar Luar Negeri 2021

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana pembeli yang memadati stand Consina dalam acara Indofest 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, 6 Mei 2018. Tempo/Adam Prireza

    Suasana pembeli yang memadati stand Consina dalam acara Indofest 2018 di Jakarta Convention Center, Jakarta, 6 Mei 2018. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Bekasi - Consina, produk perlengkapan outdoor dan gaya hidup asal Indonesia,  membuka gerai yang ke-19 di Jalan Juanda, Kota Bekasi, Sabtu pekan lalu, 5 Oktober 2019.

    CEO Consina Disyon Toba mengatakan, pihaknya masih fokus memenuhi pasar dalam negeri yang terus meningkat seiring berkembangnya gaya hidup outdoor. Padahal permintaan pasar di luar negeri diklaim cukup banyak. "Antusias permintaannya," kata Disyon ketika berbincang dengan Tempo di sela pembukaan Consina di Jalan Juanda, Bekasi, Sabtu lalu.

    Belum lama ini, kata dia, sejumlah orang dari berbagai negara ingin bekerja sama membuka gerai Consina di negaranya masing-masing. Di antaranya dari Inggris, Spanyol, Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Dubai di Uni Emirat Arab, Qatar, hingga Arab Saudi. "Tetapi, saya bilang ke mereka (importir luar negeri) sementara ini masih konsentrasi kepada lokal," katanya.

    Tingginya minat pasar luar negeri membuatnya cukup bangga. Sebab, meski belum dapat dipenuhi, calon reseller Consina di luar negeri tetap setia menunggu. "Jadi produk kita masih ditunggu, bukannya mereka tinggalkan karena mereka produk Consina ini sangat spesial," ujar Dyson.

    Beberapa alasan Disyon sekarang masih fokus menggarap pasar lokal yang masih cukup tinggi. "Kami mau bentuk pasar di lokal ini jadi bagus, karena kita tidak hanya menjual barang, tapi juga menjual, pengalaman dan mengembangkan kegiatan outdoornya sendiri," ucap pria yang pernah tertembak di punggung ketika unjuk rasa untuk menumbangkan rezim orde baru tersebut.

    Dengan berkembangnya kegiatan outdoor lewat toko Consina, maka pasar Consina juga akan tumbuh. "Kalau mereka (pegiat outdoor) beli produk lain tidak masalah, namanya orang bertumbuh banyak, namanya saingan atau kompetitor itu hal yang wajar di dunia bisnis," kata dia.

    Karena itu, Dyson berencana menggarap pasar luar negeri pada 2021 mendatang. Sebab, menurut dia, diperlukan modal untuk merancang bisnis di luar negeri, tambahan bahan baku, mesin produksi, dan lainnya. "Kemungkinan besar 2021 baru kita main pasar luar negeri," kata Disyon.

    Berdiri sejak 1999, Consina sekarang memilik tiga pabrik. Dua di antaranya berada di Bekasi, dan satu di Buaran, Jakarta Timur. Consina memproduksi sekitar 3.000 item produk outdoor mulai topi, sepatu, tenda, kacamata, dan lainnya. "Satu produk saja bisa sampai 40 item jenisnya," kata Dyson.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.