IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah analis memperkirakan IHSG masih dalam tekanan, namun ada peluang rebound dalam perdagangan hari ini, Selasa 08 Oktober 2019.

    Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG kembali bergerak melemah, usai turun signifikan dalam perdagangan kemarin.

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan support pertama maupun kedua memiliki range pada 5.907,12 hingga 5.822,47.

    "Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 6.077,33 hingga 6.138,25," kata dia seperti dilansir Bisnis.com.

    Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke bawah di area oversold atau jenuh jual.

    Reliance Sekuritas menyebutkan secara teknikal IHSG melemah dan berhasil tertahan pada level support lower bollinger bands dan psikologis 6.000.

    Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan indikator stochastic golden-cross pada level oscillator oversold dan RSI yang telah bergerak pada area yang cukup murah.

    "Sehingga secara teknikal kami perkirakan IHSG akan kembali rebound menguji resistance MA5 dan resistance FR38.2 persen dengan rentang pergerakan 6.000-6.088," demikian menurut riset hariannya.

    Saham-saham yang cukup menarik secara teknikal di antaranya; BMRI, BNGA, TOWR, ADRO, MEDC, UNTR.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.