Kunjungan Kerja Terakhir, JK Resmikan Rusunawa di Kampung Halaman

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 30 September 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Wakil Presiden Jusuf Kalla saat ditemui di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 30 September 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK kembali meresmikan salah satu rumah susun sederhana sewa yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    Kali ini, rusunawa yang diresmikan Wapres adalah rusunawa mahasiswa rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone, Watampone, Sulawesi Selatan.

    "Saya resmikan rusunawa untuk mahasiswa rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone, Watampone, Sulawesi Selatan. Ini sekaligus mengakhiri kunjungan kerja sebagai Wakil Presiden RI di kampung halaman saya yakni di Kabupaten Bone,” ujar Wapres Jusuf Kalla melalui siaran pers Kementerian PUPR, Senin, 7 Oktober 2019.

    Wapres yang kerap disapa JK itu menambahkan bahwa dirinya sangat mengapresiasi bantuan hunian vertikal dari Kementerian PUPR untuk para generasi muda di Bone.

    Apalagi, lahan untuk lokasi pembangunan rusunawa yang disiapkan oleh Pemkab Bone seluas 8,80 hektare lokasinya dianggap sangat strategis sebagai lokasi perguruan tinggi yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota

    Sementara itu, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menyatakan bahwa berdasarkan data yang ada, rusunawa mahasiswa rintisan Politeknik Teknologi Negeri Bone dibangun oleh Satuan Kerja Pengembangan Perumahan Ditjen Penyediaan Perumahan di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa Politeknik Teknologi Negeri Bone.

    Adapun, tipe bangunan rusunawa tersebut adalah tipe barak sebanyak dua menara. Tiap-tiap menara terdiri atas bangunan vertikal setinggi dua lantai dan memiliki 16 unit kamar tipe barak.

    “Total anggaran untuk pembangunan rusunawa tersebut adalah Rp13,83 miliar. Kami berharap mahasiswa di politeknik tersebut dapat lebih semangat dalam menuntut ilmu dengan fasilitas Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian PUPR,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.