Menhub Klaim 20 Konsorsium Tertarik Bangun Bandara Singkawang

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan tiket perjalanan kereta bandara disela peresmian layanannya di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Kereta pertama dari Manggarai yaitu pada pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Soekarno Hatta kereta pertama berangkat pukul 06.20 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan tiket perjalanan kereta bandara disela peresmian layanannya di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Kereta pertama dari Manggarai yaitu pada pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Soekarno Hatta kereta pertama berangkat pukul 06.20 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sekitar 20 konsorsium telah tertarik berinvestasi pada proyek pembangunan Bandara Singkawang, Kalimantan Barat. Sebagian di antaranya merupakan investor asing yang berasal dari Benua Eropa dan Asia.

    "Banyak sekali (yang tertarik). Mungkin lebih dari 10, bahkan 20 konsorsium. Ada Prancis, Kanada, Korea (Selatan), Jepang, dan Cina," ujar Budi Karya dalam acara Market Sounding Bandara Singkawang di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal atau BKPM, Senin, 7 Oktober 2019.

    Adapun perusahaan yang telah menyatakan niatnya membangun Bandara Singkawang bakal bertarung dalam lelang kerja sama pemerintah dengan badan usaha atau KPBU. Pemerintah sebelumnya memutuskan pembangunan Bandara Singkawang akan dilepas ke swasta melalui skema tersebut.

    Dalam jadwal sementara yang tertera dalam Outline Business Case atau OBC, pemerintah akan menyelenggarakan Final Business Case atau FBC dan prakualifikasi untuk menyeleksi konsorsium pada Juni hingga September 2020. Setahun setelahnya, yakni pada April 2021, pemerintah akan mengumumkan konsorsium yang berhasil memenangkan lelang.

    Setelah pemenang lelang diumumkan, pemerintah dan swasta akan meneken kontrak KPBU. Penandatanganan ini ditargetkan terlaksana pada Mei 2021.

    "Lalu enam bulan setelahnya dilakukan financial close," ujarnya. Pada tahun yang sama, pemenang lelang pembangunan Bandara Singkawang sudah bakal mulai menggarap konstruksi. Ia memprediksi tahap konstruksi akan berjalan selama 2 tahun dan dilaksanakan dalam dua fase.

    Meski begitu, jadwal proses pembangunan bandara dapat maju sesuai dengan kondisi. "Pelaksanaannya bisa lebih cepat," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.