Budi Karya Sumadi Mengenang Saat Ditunjuk Jokowi Jadi Menhub

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan tiket perjalanan kereta bandara disela peresmian layanannya di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Kereta pertama dari Manggarai yaitu pada pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Soekarno Hatta kereta pertama berangkat pukul 06.20 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menunjukkan tiket perjalanan kereta bandara disela peresmian layanannya di Stasiun KA Bandara Manggarai, Jakarta, Sabtu, 5 Oktober 2019. Kereta pertama dari Manggarai yaitu pada pukul 05.10 WIB, sedangkan dari Soekarno Hatta kereta pertama berangkat pukul 06.20 WIB. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Presiden Joko Widodo memiliki cara tersendiri saat memilih menteri di jajaran Kabinet Indonesia Kerjanya. Menurut Budi Karya, Jokowi mendadak mengabarkan penunjukannya sebagai menteri tersebut.

    “Iya (mendadak),” kata Budi Karya sambil terkekeh saat dikonfirmasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Ahad, 6 Oktober 2019.

    Dalam wawancara bersama Tempo pada 12 April lalu, Budi Karya menceritakan prosesnya menjadi menteri menggantikan Ignasius Jonan pada 27 Juli 2016. Budi Karya mengatakan penunjukannya menjadi menteri baru dikabarkan sehari sebelum ia dilantik. Melalui telepon dari Istana Negara, Budi Karya ujug-ujug dikabari bahwa esok harinya ia bakal dilantik menjadi menteri.

    Keesokannya setelah ketemu Jokowi, Budi Karya baru tahu bahwa ia bakal mengemban tugas sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan. Sedangkan Jonan dirotasi menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM tiga bulan setelah Budi Karya dilantik.

    Oleh Jokowi, Budi Karya diberi mandat untuk meneruskan tugas-tugas Jonan sebelumnya. Lama berkiprah di Angkasa Pura, Budi Karya juga ditantang untuk mengerjakan mega-proyek runway tiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sudah mulai beroperasi tahun ini.

    Pada Ahad siang, 6 Oktober 2019, atau dua pekan sebelum Kabinet Kerja Jilid I bubar, Budi Karya menyampaikan kesannya bekerja dengan Jokowi dan Jusuf Kalla. Ia mengatakan tugas yang diberikan dua pemimpin negara itu amat menantang.

    “Namun justru dengan amanah yang menantang, kami sangat bersemangat,” ucapnya.

    Budi Karya mengatakan Jokowi telah menyampaikan apresiasinya terhadap jajaran menteri di Kabinet Kerja Jilid I dalam rapat kabinet terakhir pekan lalu. Ia memandang apresiasi dari Presiden merupakan bentuk pembelajaran baginya untuk menghargai kinerja orang lain.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.